Berita Nasional

Kompol Syafnil Dicopot karena Biarkan Wanita Dikeroyok di Depan Polsek, Kapolda Riau: Malu Saya

Seorang wanita menjadi korban pengeroyokan di depan Polsek Bukir Raya, namun tidak ada tindakan cepat dari pihak kepolisian, termasuk Kompol Syafnil.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Kapolsek Bukitraya, Kompol Syafnil dicopot dari jabatannya setelah insiden memalukan terjadi di depan Kantor Polsek Bukitraya, Kota Pekanbaru, Riau pada Sabtu (19/4/2025). 

Kompol Syafnil Dicopot karena Biarkan Wanita Dikeroyok di Depan Polsek, Kapolda Riau: Malu Saya

SERAMBINEWS.COM - Kapolsek Bukit Raya, Kompol Syafnil dicopot dari jabatannya setelah insiden memalukan terjadi di depan Kantor Polsek Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau

Seorang wanita menjadi korban pengeroyokan di depan kantor polisi tersebut, namun tidak ada tindakan cepat dari pihak kepolisian, termasuk dari Kompol Syafnil sendiri.

Anggota kepolisian Polsek Buktiraya yang bertugas hanya menyaksikan wanita itu dikeroyok oleh sejumlah orang.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/4/2025) pukul 00.30 WIB, dan terekam video warga hingga viral di media sosial. 

Dalam rekaman tersebut, terlihat korban dipukuli oleh sekelompok orang, sementara aparat kepolisian yang berada di sekitar lokasi terlihat tidak segera mengambil tindakan.

Korban penyeroyokan itu adalah seorang wanita bernama Ramadhani Putri (31).

Setelah video penyeroyokan didepan Polsek Bukit Raya itu viral, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan langsung memerintahkan pencopotan terhadap Kompol Syafnil pada Senin (21/4/2025).

Herry mengungkapkan rasa malunya karena tindakan kriminal tersebut terjadi tepat di depan kantor polisi.

"Kejadian itu membuat saya malu dan marah. Merusak marwah kita sebagai polisi," ujar Herry saat diwawancarai wartawan, dikutip dari Kompas.com.

KOMPOL SYAFNIL DICOPOT - Kompol Syafnil dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Bukit Raya setelah membela anak buahnya yang tidak menolong seorang wanita bernama Ramadhani Putri (31) saat dikeroyok oleh sekelompok debt collector di depan kantornya pada Sabtu (19/4/2025) lalu.
KOMPOL SYAFNIL DICOPOT - Kompol Syafnil dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Bukit Raya setelah membela anak buahnya yang tidak menolong seorang wanita bernama Ramadhani Putri (31) saat dikeroyok oleh sekelompok debt collector di depan kantornya pada Sabtu (19/4/2025) lalu. (Kolase Tribunnews.com via Bangka Pos)

Ia juga menyoroti keberadaan anggota polisi di lokasi kejadian yang tidak memberikan pertolongan kepada korban.

Herry menegaskan akan meminta pertanggungjawaban dari Kapolsek dan Kanit Reskrim terkait insiden ini.

 "Saya minta tanggung jawab semua yang terlibat, baik itu kapolsek dan kanit reskrimnya. Kemudian, debt collector yang melakukan pengeroyokan, tangkap dan ekspos," tegasnya.

Insiden pengeroyokan terjadi pada Sabtu (19/4/2025) sekitar pukul 00.30 WIB, di depan Mapolsek Bukit Raya, Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Keputusan ini diambil setelah insiden pengeroyokan seorang wanita oleh sekelompok penagih utang atau debt collector yang terjadi di halaman Polsek Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved