Haba Mifa
Reklamasi Lahan Pasca-Tambang, Komitmen MIFA Pada Peringatan Hari Bumi 2025
Sebagai bagian dari upaya pelestarian alam, PT Mifa terus melanjutkan program reklamasi lahan pasca-tambang yang telah dimulai sejak awal beroperasi.
SERAMBINEWS.COM - Sebagai bagian dari upaya pelestarian alam, PT Mifa terus melanjutkan program reklamasi lahan pasca-tambang yang telah dimulai sejak awal beroperasi. Hingga akhir tahun 2024 perusahaan telah mereklamasi kembali 176,06 Hektar lahan bekas penambangan, dan di tahun 2025 ini menargetkan untuk mereklamasi lebih dari 25 Hektar.
Bentuk implementasi terhadap prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) telah dijalankan oleh PT Mifa Bersaudara dengan membangun fondasi yang kokoh dalam melestarikan ekosistem dan keanekaragaman hayati melalui pembentukan kawasan konservasi keanekaragaman hayati di dalam area Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 531 Ha.
*Pengelolaan Sampah Plastik: Langkah Proaktif Menjaga Bumi*
Selain reklamasi lahan, PT Mifa juga berperan aktif dalam pengelolaan sampah plastik, yang merupakan salah satu isu lingkungan terbesar saat ini. Perusahaan rutin mengadakan program pembersihan pantai dengan melibatkan masyarakat sekitar, sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari pantai dan laut.
Kegiatan pembersihan pantai ini merupakan salah satu inisiatif dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta dampak negatif sampah plastik terhadap ekosistem laut.
*Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Pengolahan Sampah*
PT Mifa juga mendukung pengolahan sampah dengan bekerja sama dengan GPL Store Meulaboh yang mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai jual. Inisiatif ini tidak hanya membantu mengurangi beban sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Melalui program ini, PT Mifa berharap dapat menciptakan dampak yang lebih luas bagi keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Sampah yang sebelumnya dianggap sebagai limbah kini menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan kembali.
Untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat, melalui momentum peringatan hari bumi ini, PT Mifa Bersaudara bersama Gerakan Peduli Lingkungan (GPL Meulaboh) juga telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tentang pengelolaan sampah sekaligus Launching Bank Sampah di Gampong Meureubo Aceh Barat sebagai role model binaan, pada Rabu Kemarin (23/04/25).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara pemilahan sampah yang benar serta pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.
"Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari langkah kecil di tingkat rumah tangga. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan mengelola sampah dengan cara yang lebih bijak," ujar Fajar, Ketua GPL Meulaboh.(*)
| MIFA Jalin Kerjasama dengan IPE Dorong Pendapatan Daerah dan Pertumbuhan Industri Batubara di Aceh |
|
|---|
| ERT MIFA–BEL–AMM Sediakan Layanan Medis dan Konsumsi bagi korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
| Respons Cepat: PT Mifa Bersaudara Bantu Warga Terdampak Banjir di Aceh Barat |
|
|---|
| PT Mifa Bersaudara Prakarsai Pembentukan Kampung Siaga Bencana di Meureubo |
|
|---|
| Irigasi Bantuan PT Mifa Bersaudara Bantu 130 Petani Garap 42 Hektare Sawah di Aceh Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/reklamasi.jpg)