Berita Pidie

Syawal 1446 H, 396 Pasangan di Pidie Menikah, Mahalnya Harga Emas Tak Menghalang, Ini KUA Terbanyak

Kepala Kankemenag Pidie, Dr H Abdullah AR MAg, didampingi Kasi Penyuluhan Agama, Tgk Isafuddin SAg MH, menyebutkan jumlah itu tersebar di 23 Kantor Ur

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
PENYERAHAN BUKU NIKAH - Kepala KUA Kecamatan Delima, Pidie, Tgk Saifuddin SAg MH, menyerahkan buku nikah kepada salah satu pasangan catin usai ijab kabul di kecamatan tersebut, 16 April 2025. 

Kepala Kankemenag Pidie, Dr H Abdullah AR MAg, didampingi Kasi Penyuluhan Agama, Tgk Isafuddin SAg MH, menyebutkan jumlah itu tersebar di 23 Kantor Urusan Agama (KUA) atau kecamatan di Pidie.

Laporan Idris Ismail | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Kantor Kementerian Agama atau Kankemenag Kabupaten Pidie mencatat 396 pasangan calon pengantin (catin) menikah selama bulan Syawal 1446 H/2025.

Kepala Kankemenag Pidie, Dr H Abdullah AR MAg, didampingi Kasi Penyuluhan Agama, Tgk Isafuddin SAg MH, menyebutkan jumlah itu tersebar di 23 Kantor Urusan Agama (KUA) atau kecamatan di Pidie.

Abdullah mengatakan meski emas sebagai mahar dalam pernikahan di Aceh saat ini mencapai Rp 6 juta per mayam, hal ini tak menyurutkan semangat tiap pasangan calon pengantin atau Catin.

Pasalnya pernikahan merupakan ibadah terpanjang dalam kehidupan seorang Muslim, sehingga banyak pasangan mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh sesuai adat dan tradisi setempat. 

Berdasarkan data Kankemenag, lima kecamatan dengan jumlah pernikahan tertinggi selama bulan Syawal 1446 Hijriah adalah Kecamatan Pidie: 41 pasangan, Delima: 34 pasangan, Mutiara Timur: 33 pasangan. 

Kemudian Batee: 27 pasangan dan Indra Jaya: 22 pasangan. 

Baca juga: Jelang Menikah dengan Maxime Bouttier, Luna Maya Bongkar Tenyata Punya Anak Asuh

Sementara itu, 18 kecamatan lainnya mencatatkan antara 6 hingga 20 pasangan yang menikah.

Dr Abdullah juga menjelaskan bahwa dari tahun ke tahun, tren pernikahan di bulan Syawal terus meningkat.

Biar pun sudah siap secara materi, Dr Abdullah mengatakan setiap calon pengantin wajib mengikuti pembekalan dan pembinaan dari KUA.

"Kami memastikan mereka memahami nilai-nilai religius dan tanggung jawab moral sesuai tuntunan ajaran Islam," tambahnya. (*)
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved