Konflik India vs Pakistan
Pakistan Tembak Jatuh 3 Jet Tempur Rafale Milik India, Ini Buktinya
Militer Pakistan mengklaim telah menembak jatuh lima jet tempur India selama operasi ini, termasuk tiga pesawat Rafale.
CNN melaporkan pada tanggal 8 April 2025, bahwa seorang pejabat tinggi intelijen Prancis secara pribadi telah mengonfirmasi bahwa Pakistan menjatuhkan satu jet tempur Rafale India, menandai apa yang akan menjadi kerugian tempur pertama yang dikonfirmasi dari pesawat buatan Prancis tersebut.
Pemerintah Prancis belum memberikan komentar resmi. Ketika ditanyai tentang masalah tersebut pada 7 Mei 2025, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot tidak mengonfirmasi klaim Pakistan tersebut.
"Kami sangat prihatin dengan situasi ini," kata Barrot. "Keduanya adalah kekuatan militer besar. Itulah sebabnya kami menyerukan pengendalian diri."
Rafale: Simbol dan target
Baik India maupun Pakistan telah memodernisasi angkatan udara mereka secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. India mengoperasikan 36 jet Rafale yang dilengkapi dengan rudal jelajah SCALP jarak jauh (hingga 400 km).
Yang memungkinkan serangan mendalam tanpa melintasi perbatasan musuh. India juga telah menandatangani kesepakatan untuk memperoleh 26 varian Rafale Marine untuk Angkatan Lautnya.
Sementara itu, Pakistan telah memperkuat armadanya dengan jet tempur J-10CE buatan China, menggantikan pesawat Mirage III/5 yang sudah tua.
Angkatan Udara India saat ini mengoperasikan dua skuadron yang dilengkapi dengan jet tempur multiperan Dassault Rafale.
Skuadron No. 17, yang dikenal sebagai "Golden Arrows," bermarkas di Pangkalan Angkatan Udara Ambala di Haryana di bawah Komando Udara Barat.
Ini adalah unit pertama yang menerima Rafale, dengan gelombang pertama tiba pada bulan Juli 2020 dan pelantikan resmi berlangsung pada bulan September tahun yang sama.
Berlokasi strategis di dekat perbatasan Pakistan, skuadron ini terutama bertugas dalam operasi di garis depan barat.
Unit kedua yang dilengkapi Rafale, Skuadron No. 101 “Falcons,” beroperasi di bawah Komando Udara Timur dan bermarkas di Pangkalan Angkatan Udara Hasimara di Benggala Barat.
Diaktifkan kembali pada tahun 2021, skuadron ini memainkan peran penting dalam memperkuat kesiapan India di sepanjang garis depan timur, terutama mengingat ketegangan dengan Tiongkok.
Sebagai jet tempur tercanggih India hingga saat ini, Rafale telah menjadi landasan pencegahan udara dan simbol kekuatan militer yang menonjol.
Rafale juga telah menjadi target utama dalam perang informasi yang sedang berlangsung antara kedua negara.
Sebelum eskalasi baru-baru ini, akun-akun pro-Pakistan secara teratur menerbitkan klaim, meme, dan gambar-gambar yang direkayasa di media sosial yang menuduh penghancurannya.
Baca juga: Tak Bisa Datang ke Akad Nikah, Titi Kamal Terharu Sampaikan Ini ke Luna Maya dan Maxime Bouttier
Baca juga: Ini Pesan untuk Luna Maya dari Sang Kakak: Kalau Ingin Punya Anak
Baca juga: VIDEO Polres Lhokseumawe Bentuk Tim Anti Premanisme, Ini Tujuannya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Pakistan Latihan Maritim Skala Besar Hadapi Ancaman India Akan Gunakan Kekuatan Tempur Angkatan Laut |
|
|---|
| Siap Perang, China Percepat Kirim Jet Tempur Siluman J-35 ke Pakistan, Bikin India Ketar Ketir |
|
|---|
| India Tembak Mati Seorang Pria Pakistan, Dituduh Lintasi Perbatasan Tanpa Izin |
|
|---|
| Bunuh Diri Hantam Bus Sekolah di Balochistan, Tewaskan Empat Anak, Pakistan Tuduh India Terlibat |
|
|---|
| India dan Pakistan Sepakat Tarik Pasukan Paling Lambat Akhir Mei, Konflik Mulai Mereda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pakistan-Mengklaim-Telah-Menjatuhkan-Jet-Tempur-Rafale-Milik-India.jpg)