Breaking News
Senin, 4 Mei 2026

Konflik India vs Pakistan

PM Pakistan Shehbaz Sharif Bersumpah Balas Serangan India, Perang 2 Negara Nuklir Potensi Pecah

Pemerintah Pakistan mengungkapkan 31 orang terbunuh karena serangan udara India, dan penembakan di sekitar perbatasan kedua negara.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TASS
PAKISTAN - Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif bersumpah akan membalas serangan India ke negaranya. 

SERAMBINEWS.COM, ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif bersumpah akan membalas serangan India ke negaranya.

India meluncurkan serangan rudal yang mengenai setidaknya enam lokasi di Pakistan, termasuk wilayah Kashmir, Rabu (7/5/2025) dini hari waktu setempat.

Pemerintah Pakistan mengungkapkan 31 orang terbunuh karena serangan udara India, dan penembakan di sekitar perbatasan kedua negara.

Sementara India mengatakan 12 orang tewas akibat penembakan yang dilakukan Pakistan.

Sharif menyatakan India akan mendapatkan konsekuensi dari serangan udara yang dilakukannya.

“Mungkin mereka berpikir kita akan mundur, namun mereka tak melihat fakta bahwa negara ini dibangun di atas keberanian,” katanya, Rabu, dikutip dari The Guardian.

Dia pun menggambarkan serangan India tersebut sebagai tindakan pengecut.

“Ini adalah serangan pengecut India, 26 warga sipil tak bersalah telah dibunuh, dan 46 orang cedera,” tuturnya.

“Kami baru melakukan salat jenazah untuk anak yang terbunuh, Irtaza Abbas, yang berusia 7 tahun,” lanjut Sharif.

Meningkatnya ketegangan ini membuat potensi pecahnya perang antara dua negara berkekuatan senjata nuklir itu kian besar.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyerukan agar India dan Pakistan segera meredam ketegangan.

“Presiden Prancis dan saya sepakat bahwa kami memandang bentrokan tadi malam antara kedua negara berkekuatan nuklir ini dengan keprihatinan yang amat besar,” ujar Merz saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, seperti dilansir Politico.

“Sekarang lebih dari sebelumnya, kita perlu tetap tenang. Kehati-hatian dan akal sehat diperlukan,” tambah Merz.

Ia menambahkan, Berlin dan rekan-rekan regionalnya akan mencoba menggunakan pengaruh mereka untuk menghentikan permusuhan, agar tak menjadi tidak terkendali.

Baca juga: Pakistan Tembak Jatuh 3 Jet Tempur Rafale Milik India, Ini Buktinya

Sementara New Delhi menuduh pelaku serangan tersebut terkait elemen-elemen di Pakistan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved