Video
VIDEO Melihat Koleksi Museum Pattani Thailand Selatan
Nama Aceh selalu dikaitkan dengan gelar Darussalam di kalangan jamaah berilmu yang kami temui di Thailand Selatan
SERAMBINEWS.COM - Pada era kejayaannya, terdapat tiga Kerajaan Melayu dengan gelar “Darussalam” di dunia, yaitu Kerajaan Aceh Darussalam, Pattani Darussalam dan Brunei Darussalam.
Tiga Kerajaan Islam di Dunia Melayu tersebut seakan bagai segi tiga (lhee sagoe) yang sulit dipisahkan.
Pada masa lampau, ketiganya memiliki hubungan khusus secara langsung, baik diplomatik, ekonomi, maupun sosial agama dan pendidikan.
Hal tersebut disampaikan oleh budayawan dan kolektor manuskrip Aceh, Tarmizi A Hamid kepada Serambinews di sela-sela kunjungan ke Thailand Selatan pada April dan Mei 2025.
Cek Midi berkesempatan mengunjungi Museum Pattani di Thailand Selatan. Ia melihat berbagai koleksi dalam museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah.
Cek Midi mengatakan, Nama Aceh selalu dikaitkan dengan gelar Darussalam di kalangan jamaah berilmu yang kami temui di Thailand Selatan, terutama di Pattani dan Yala.
Cek Midi bersama mahasiswa Program PhD asal Aceh di UUM Malaysia, Hasan Basri M Nur, mendapat kesempatan memenuhi undangan dengan relasinya untuk berkunjung ke beberapa museum di Thailand Selatan.
Dikatakan Cek Midi, Salah satu museum yang mereka kunjungi adalah Museum Pattani yang terletak di seberang Masjid Keresik. Mesjid Keresik ini merupakan cagar budaya peninggalan Kerajaan Pattani Darussalam.
Cek Midi mengatakan, Kepala museum tersebut langsung menyapa kami sebagai tamu dari Aceh Darussalam, yang datang ke Pattani Darussalam. Memori kami pun berselancar ke era kejayaan Darussalam.
Sebagai orang yang paham benda benda bersejarah, Cek Midi mengamati dengan serius berbagai koleksi di Museum Pattani di Thailand Selatan.
Seperti diketahui, Di Banda Aceh, Cek Midi memiliki Museum Manuskrip atau Rumoh Manuskrip Aceh yang terletak di Gampong Ie Masen Kayee Adang.
Sebagai balasan titian muhibbah, Cek Midi mengundang pengelola Museum Pattani untuk berkunjung dan mempelajari kandungan manuskrip Aceh yang dia simpan dan pamerkan di Aceh.
Cek Midi mengatakan, Selaku Direktur Rumoh Manuskrip Aceh, kami mengundang para pengelola museum Dunia Melayu di mana pun berada untuk datang ke tempat kami di Banda Aceh.
Ini adalah kerja sosial peradaban demi keberlanjutan pengetahuan bagi generasi baru di tanah Melayu. (*)
Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah
Baca juga: Masyhurnya Nama Aceh Darussalam di Thailand, Cek Midi Undang Pengelola Museum Dunia Melayu ke Aceh
Baca juga: Rindu Aceh Darussalam, Pasangan Guru dari Thailand Kunjungi Rumoh Manuskrip Cek Midi
Baca juga: Misteri Batu Nisan Lam Bak Campli, Cek Midi: Diduga Kompleks Makam Keluarga Kerajaan Pedir di Delima
| VIDEO BGN Akui Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik, Pakai Anggaran 2025 |
|
|---|
| VIDEO Tarif Selat Hormuz Tetap Rp 34 M, Meski sedang Gencatan Senjata |
|
|---|
| VIDEO Alasan Iran Turuti Trump Buka Selat Hormuz saat Gencatan Senjata |
|
|---|
| VIDEO - Puluhan Pemuda Demo ke Kejari Langsa Desak Pengusutan Korupsi Bantuan Banjir |
|
|---|
| VIDEO Camat Demo Kantor DPRK Aceh Singkil Ancam Tutup Pelayanan |
|
|---|