Berita Banda Aceh

Satpol PP Banda Aceh dan BNN Kota Periksa Urine Pekerja Terapis Pijat Refleksi

Setelah dilakukan interogasi, mereka mengakui bahwa bekerja sebagai tukang pijat di refleksi-refleksi yang ada di Banda Aceh. 

Editor: mufti
Serambi Indonesia
TES URINE - Petugas dari BNN Kota dan Satpol PP dan WH Banda Aceh melakukan pengecekan urine terhadap pekerja pijat refleksi di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kamis (15/5/2025). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Banda Aceh bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota melakukan tes narkoba terhadap pekerja di pijat refleksi, di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kamis (15/5/2025).

Tes narkoba melalui urine itu dilakukan buntut dari diamankan lima orang positif menggunakan narkotika saat dilakukan penangkapan di kawasan Lamteumen, kemarin pagi. Dari hasil penangkapan tersebut, mereka mengaku bekerja sebagai tukang pijat refleksi.

Plt Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan, lima terduga pelaku penggunaan narkotika jenis sabu itu diamankan warga setempat dan diserahkan ke Polsek Jaya Baru. “Lalu dilaporkan ke Wali Kota, bahwa ada beberapa orang yang terindikasi memakai narkoba jenis sabu,” katanya.

Setelah dilakukan interogasi, mereka mengakui bahwa bekerja sebagai tukang pijat di refleksi-refleksi yang ada di Banda Aceh. 

Beranjak dari informasi itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, menginstruksikan Satpol PP dan WH dibantu BNN Kota untuk melakukan pengecekan. “Karena pengakuan dari mereka, rame teman-temannya mengkonsumsi narkoba. Sehingga, kita berkoordinasi dengan BNN, Dinkes untuk dilakukan pengecekan terhadap para pekerja lainnya,” jelasnya.

Selain positif menggunakan narkoba, pihaknya juga mengamankan seorang wanita yang terbukti melanggar qanun jinayat terkait khalwat. “Beliau sudah diamankan untuk dilakukan pembinaan,” ucapnya.

Setidaknya ada lima tempat pijat refleksi di kawasan Peunayong tersebut dilakukan pengecekan urine. Sementara itu, Kepala BNN Kota Banda Aceh, Kombes Pol Zahrul Bawadi, mengatakan, setidaknya sudah ada 15 orang pekerja di kawasan Peunayong tersebut dilakukan tes urine.

Dari hasil tes tersebut, mereka semuanya negatif menggunakan narkoba. “Ada tiga tempat yang sudah kita periksa. Hasilnya semua negatif. Dan ini masih ada proses pemeriksaan lanjutan,” kata Zahrul.

Dikatakan, pihaknya saat ini terus melakukan kolaborasi untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika tersebut. “Ini kegiatan di hilir, dan bagi masyarakat yang pakai narkoba bisa dilakukan pemulihan. Dan ini kita terus gencarkan sosialisasi,” pungkasnya.(iw)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved