Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Banda Aceh

BPH RI Bakal Pertimbangkan Penambahan 500 Kuota Haji untuk Aceh 

Gus Irfan, menyatakan bakal mempertimbangkan wacana penambahan 500 kuota jamaah haji untuk Aceh. 

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Amirullah
BIRO ADPIM SETDA ACEH
BERCENGKERAMA – Gubernur Aceh Mualem bercengkerama bersama Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia KH Mochamad Irfan Yusuf di restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (16/5/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia (BPH RI), KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim alias Gus Irfan, menyatakan bakal mempertimbangkan wacana penambahan 500 kuota jamaah haji untuk Aceh. 

Hal tersebut disampaikan Gus Irfan menanggapi permintaan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem, saat menghadiri jamuan makan malam di Meuligoe Gubernur, Jumat malam (16/5/2025).

“Kunjungan kami ke Aceh kali ini sangat istimewa, karena banyak hal yang bisa kami pelajari dari Aceh,” kata Gus Irfan. 

Dalam kesempatan itu, Gus Irfan juga menyampaikan terkait permintaan pembiayaan petugas haji melalui APBN, yang mana hal tersebut berada di luar kewenangan BPH RI. 

Sementara, mengenai usulan penerbangan umrah langsung dari Aceh, ia menyambut positif dan menyatakan akan segera melakukan kajian bersama instansi terkait untuk merealisasikannya.

“Sejak dulu, Aceh telah menunjukkan peran besar dalam penyelenggaraan haji. Bahkan, ulama-ulama Aceh telah memikirkan bagaimana dana haji bisa memberi manfaat kembali bagi masyarakat,” ujarnya. 

Ia juga berharap kerja sama antara Pemerintah Aceh dan BPH RI dapat terus berjalan lancar dan saling memperkuat dalam pelayanan kepada jemaah.

Sebelumnya, dalam pertemuan itu Mualem menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kepala BPH RI beserta rombongan, seraya menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Aceh dan BPH RI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah asal Aceh.

Baca juga: Harga Emas Naik! Ini Rincian Terbaru Emas Antam, Galeri 24, dan UBS per 17 Mei 2025

“Terdapat beberapa hal yang kami harap dapat menjadi perhatian Pemerintah Pusat, di antaranya adalah penambahan kuota haji untuk Aceh, mengingat masa tunggu yang cukup panjang,” ujar Mualem.

Dalam pertemuan itu, Mualem juga mengusulkan agar biaya petugas pendamping haji asal Aceh dapat ditanggung melalui APBN, bukan lagi melalui APBA. Selain itu, Pemerintah Aceh berharap agar keberangkatan jemaah umrah asal Aceh dan Sumatera dapat dilakukan langsung dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), yang disebut sudah siap dari segi fasilitas dan pelayanan imigrasi.

“Pemerintah Aceh siap menjadi mitra aktif dalam mendukung peningkatan layanan ini sebagai bagian dari pengabdian untuk umat,” tambahnya.

Acara jamuan makan malam ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Fadhlullah dan Plt Sekda M. Nasir, serta sejumlah pihak terkait, di antaranya pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Pemko Banda Aceh, hingga kepala SKPA terkait.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved