Berita Banda Aceh
Begini Cara Warga Jeulingke Sambut Gebyar PD 2026: Pesta Mie Suree, Ikan Bakar & Kuah Beulangong
Warga Kompleks Jeulingke Residen I, Banda Aceh, menyambut Piala Dunia 2026 dengan tradisi nonton bareng yang penuh kebersamaan.
Penulis: Bukhari Ali | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Warga Kompleks Jeulingke Residen I, Banda Aceh, menyambut Piala Dunia 2026 dengan tradisi nonton bareng yang penuh kebersamaan.
- Suasana semakin meriah dengan hidangan khas Aceh seperti mie suree, ikan bakar, dan rencana memasak kuah beulangong saat malam final.
- Bagi warga, ajang empat tahunan ini bukan hanya tentang sepakbola, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menjaga kehangatan sosial di lingkungan komplek.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Bukhari M Ali | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Suasana menyambut World Cup atau Piala Dunia 2026, mulai terasa di Kompleks Jeulingke Residen I, Banda Aceh.
Meski pertandingan sepakbola terbesar di dunia itu baru akan bergulir beberapa hari lagi, antusiasme warga sudah tampak jelas.
Aroma ikan bakar, mie suree hangat, dan kuah beulangong seolah menjadi penanda khas bagaimana masyarakat setempat merayakan momentum empat tahunan ini.
Komplek yang berada di belakang Kantor Gubernur Aceh tersebut dikenal memiliki tradisi sosial yang kuat.
Warga dari berbagai latar belakang profesi menjadikan Piala Dunia bukan sekadar tontonan olahraga, melainkan juga ruang kebersamaan.
Diskusi ringan tentang jadwal pertandingan, negara unggulan, hingga prediksi juara dunia sudah ramai terdengar di warung kopi maupun halaman rumah.
Baca juga: AS Hapus Uang Jaminan Visa Rp240 Juta untuk Penggemar Piala Dunia 2026
Di salah satu sudut komplek, sejumlah pemuda bersama orang tua mulai menyiapkan layar besar yang akan dipasang di area terbuka.
Nonton bareng (nobar) dengan layar lebar sudah menjadi tradisi lama di Jeulingke Residen I.
Arif Pribadi, ST, MT, salah seorang warga menyebutkan, bahwa kebiasaan ini selalu diwarnai dengan hidangan khas Aceh.
“Biasanya sambil bakar ikan, masak mie suree, dan ngopi bersama warga. Suasananya terasa hangat dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.
Yang paling ditunggu adalah malam final.
Warga berencana memasak kuah beulangong, kuliner khas Aceh yang identik dengan kenduri dan kebersamaan.
Hidangan ini diyakini mampu menambah semarak suasana nobar sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga.
| Stafsus Presiden Sorot Buruknya Ruang Digital Aceh, Marak Bahasa Kasar & Penghinaan Verbal |
|
|---|
| Gerak Bareng Tebar Kebahagiaan Idul Adha untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh |
|
|---|
| PKS Sebar 115 Sapi dan 84 Kambing untuk Kurban di Seluruh Aceh |
|
|---|
| Ditangkap Satpol PP-WH Dalam Mobil, Pasangan Mahasiswa Jadi Tersangka |
|
|---|
| Masjid Raya Baiturahman Terima 65 Hewan Kurban, Salurkan 2.000 Paket Daging |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/suasana-malam-jelang-Piala-Dunia-2026.jpg)