Minggu, 26 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Israel Ancam Caplok Tanah Gaza Jika Hamas Tak Kembalikan Sandera dan Pergi Selamanya

Miki Zohar mengatakan kalau Israel akan mencaplok wilayah di Jalur Gaza jika Hamas tidak mengembalikan tawanan Israel dan pergi selamanya.

Editor: Amirullah
Tangkapan layar YouTube Al Jazeera English
RS AL-AHLI GAZA - Tangkapan layar YouTube Al Jazeera English pada Minggu (13/4/2025) yang memperlihatkan serangan terhadap Rumah Sakit Arab Al-Ahli di Kota Gaza pada Minggu (13/4/2025) menghancurkan unit gawat darurat fasilitas tersebut. Israel ingin Caplok Tanah Gaza Jika Hamas Tak Kembalikan Para Sandera Lalu Pergi Selamanya 

SERAMBINEWS.COM - Media Israel, Jerusalem Post, Selasa (20/5/2025), mengutip Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel, Miki Zohar mengatakan kalau Israel akan mencaplok wilayah di Jalur Gaza jika Hamas tidak mengembalikan tawanan Israel dan pergi selamanya.

Ia mengklaim, Israel sebetulnya tidak menoleransi situasi kelaparan akut yang terjadi di Gaza karena negara pendudukan akan justru akan kehilangan dukungan internasional.

Namun dijelaskan, selama Hamas tidak mengembalikan sandera Israel yang mereka ditawan dan tidak melepaskan kendali mereka akan Gaza, maka wilayah tersebut akan diduduki secara permanen oleh Israel.

Di sisi lain, Mickey Zohar mengindikasikan, menurut Jerusalem Post, kalau waktunya tidak tepat untuk mencaplok Tepi Barat.

Dia mencatat kalau pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan memberikan peluang untuk mencapai hal ini (pendudukan Israel di Tepi Barat)," kata laporan tersebut, dikutip Khaberni, Selasa (20/5/2025).

Membahas topik lain, Menteri Israel tersebut juga menekankan kalau Washington berkepentingan untuk memastikan Israel mempertahankan keunggulan dalam perangnya dengan Iran.

Dia menekankan kalau "Tel Aviv dan Washington adalah mitra dan meski kami memiliki beberapa perbedaan pendapat, tetapi saya tahu bahwa Trump akan selalu mendukung kami."

SERANGAN UDARA ISRAEL - Tangkap layar Khaberni yang menunjukkan bekas ledakan bom dari serangan udara Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, Sabtu (14/3/2025). Israel berdalih, serangan menargetkan terduga milisi perlawanan yang hendak memasang perangkap. Sejumlah saksi menuturkan kalau para korban adalah warga sipil, termasuk 4 jurnalis dari 9 korban yang dilaporkan.
SERANGAN UDARA ISRAEL - Tangkap layar Khaberni yang menunjukkan bekas ledakan bom dari serangan udara Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, Sabtu (14/3/2025). Israel berdalih, serangan menargetkan terduga milisi perlawanan yang hendak memasang perangkap. Sejumlah saksi menuturkan kalau para korban adalah warga sipil, termasuk 4 jurnalis dari 9 korban yang dilaporkan. (khaberni/tangkap layar)

AS: Kesepakatan di Gaza Kian Dekat

Jerusalem Post dalam laporannya juga mengutip pernyataan utusan AS untuk urusan penyanderaan, Adam Boehler.

"Jika Hamas ingin datang dan mengajukan tawaran yang sah dan bersedia membebaskan para sandera, kami selalu terbuka untuk itu," tambah Boler.

Media lain Israel, Channel 14 Israel juga mengutip Boler yang mengonfirmasi kalau Presiden AS Donald Trump tidak mengubah pendiriannya, dengan mengatakan, "Dia mendukung Israel dan orang-orang Yahudi."

Dalam konteks ini, Jerusalem Post mengutip Steve Witkoff, utusan Presiden Trump untuk Timur Tengah, yang mengatakan, "Kami berdiri berdampingan dengan Israel dan bertekad untuk memastikan pengembalian setiap sandera kepada keluarga mereka."

(oln/khbrn/*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menteri Israel: Kami Caplok Tanah Gaza Jika Hamas Tak Kembalikan Para Sandera Lalu Pergi Selamanya

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved