Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Timur

MIRIS, Meja dan Kursi Rusak Total Murid SD Seuneubok Teungoh Aceh Timur Belajar di Lantai

Anak-anak kami sudah banyak yang mengeluh sakit punggung. Meja dan kursi sudah rusak total, yang tersisa pun tak layak pakai. NURUL FAJRI,

|
Editor: mufti
IST
BELAJAR DI LANTAI - Murid SD Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur belajar di lantai, Senin (19/5/2025). 

Anak-anak kami sudah banyak yang mengeluh sakit punggung. Meja dan kursi sudah rusak total, yang tersisa pun tak layak pakai. NURUL FAJRI, Kepala SD Negeri Seuneubok Teungoh

SERAMBINEWS.COM, IDI – Dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Timur kembali menjadi sorotan. Di tengah besarnya aliran anggaran pendidikan, kondisi nyata di SD Negeri Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, justru sangat memprihatinkan. 

Puluhan murid terpaksa belajar di lantai tanpa meja dan kursi, bahkan menulis dalam posisi tiarap yang menyebabkan keluhan nyeri punggung serta pinggang.

Situasi menyedihkan ini terpantau langsung oleh awak media saat melakukan peninjauan ke sekolah tersebut, pada Senin (18/5/2025).

Murid kelas 1 dan 2 menjadi kelompok yang paling terdampak. Mereka mengikuti proses belajar mengajar di ruangan tanpa alas, menulis sambil menahan sakit karena posisi yang tidak ergonomis.

“Anak-anak kami sudah banyak yang mengeluh sakit punggung. Meja dan kursi sudah rusak total, yang tersisa pun tak layak pakai,” ungkap Kepala Sekolah Nurul Fajri. 

Ironisnya, permasalahan ini bukan hal baru. Keluhan sudah berulang kali disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, namun hingga kini belum ada langkah nyata yang diambil. 

Sejumlah laporan sudah diajukan, tetapi tidak pernah mendapat tanggapan serius. “Sudah beberapa kali kepala dinas berganti, tetap saja tidak ada solusi,” tambah sang guru.

Ia menerangkan kondisi semakin memprihatinkan dengan adanya sistem pembelajaran bergilir akibat keterbatasan ruang dan sarana. Murid kelas 1 dan 2 harus belajar secara bergantian. Usai kelas 1 menyelesaikan pelajaran, barulah kelas 2 masuk, setelah terlebih dahulu menyapu lantai sebagai persiapan ruang belajar.

Menurut Nurul, bencana banjir yang rutin melanda kawasan sekolah turut memperburuk keadaan. Genangan air mempercepat kerusakan fasilitas belajar.

Ia berharap Pemkab segera turun tangan dan memberikan perhatian serius agar anak-anak Aceh Timur bisa belajar dengan layak dan bermartabat.(al)

 

Belum Ada Anggaran 

Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kebudayaan Aceh Timur,  Rizwan menerangkan, kerusakan kursi dan meja di SD Seuneubok Teungoh itu akibat sering banjir, sehingga mobiler belajar cepat rusak dan patah. 

"Kita sudah turun langsung kemarin ke sana dan melihat kondisi yang memprihatinkan. Di sana tidak ada kursi dan murid harus tiarap di lantai," tuturnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved