Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Ketahuan Uji Ijazah Jokowi dari Sumber Medsos, Mati Kutu dan Pucat Dibuat Yakub Hasibuan

Tak hanya itu, Roy Suryo juga pada akhirnya mengakui kebohongan-kebohangannya yang diutarakan ke publik hingga membuat gaduh.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Roy Suryo Ketahuan Uji Ijazah Jokowi dari Sumber Medsos, Mati Kutu dan Pucat Dibuat Yakub Hasibuan 

Roy Suryo Ketahuan Uji Ijazah Jokowi dari Sumber Medsos, Mati Kutu dan Pucat Dibuat Yakub Hasibuan

SERAMBINEWS.COM – Pengacara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Yakub Hasibuan membuat mati kutu penuding ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo.

Bahkan bibir Roy Suryo tampak pucat saat dicecar oleh Yakub Hasibuan.

Tak hanya itu, Roy Suryo juga pada akhirnya mengakui kebohongan-kebohangannya yang diutarakan ke publik hingga membuat gaduh.

Terungkap bahwa Roy Suryo mendapatkan ijazah yang diduga milik Jokowi tersebut berasal dari media sosial yakni X (Twitter).

Ia mengambil gambar dugaan ijazah milik Jokowi itu dari akun yang diunggah oleh Sandi.

Bernama lengkap Dian Sandi Utama, dia adalah orang pertama yang mengunggah ijazah yang diduga milik Jokowi ke media sosial X (twitter).

Ijazah inilah yang kemudian Roy Suryo analisis dan menyimpulkan bahwa ijazah milik Jokowi itu palsu.

Mantan Menpora Roy Suryo analisis ijazah Jokowi yang bersumber dari Medsos
Mantan Menpora Roy Suryo analisis ijazah Jokowi yang bersumber dari Medsos (Dok tangkapan layar Youtube)

Dalam diskusi yang disirakan televisi nasional, iNews TV pada Selasa (20/5/2025), Roy Suryo sempat mengalihkan pembicaraan.

Ia melempar diskusi ke orang lain kala tak mampu menjawab pertanyaan pengacara Jokowi, Yakup Hasibuan.

Pertanyaan Yakup sebenarnya cukup sederhana. Ia membahas soal objek dalam kasus ijazah Jokowi.

"Ijazah pak Jokowi itu ijazah fisik yah. Fisik yah. Bentuknya bukan ijazah elektronik, ijazahnya fisik bentuknya analog," kata Yakup, dilansir dari TribunnewsBogor.com.

Namun menurutnya selama ini Roy Suryo Cs yang mengklaim sebagai ahli justru melakukan penelitian secara digital.

"Tapi selama ini ada orang-orang yang mengklaim sebagai ahli-ahli melakukan digital forensik seakan-akan barangnya ini (ijazah) adalah digital,”

“Padahal barangnya ini analog. Nah ini yang mau kita pertanyakan juga, selama ini yang diperiksa sebenarnya apa ?" tanya Yakup.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved