Konflik Palestina dan Israel

Kejam! IDF Bunuh Warga Sipil Demi Kesenangan, 76 Orang Tewas Dalam Serangan Israel Terbaru di Gaza

"Konflik ini telah mencapai fase paling kejam dari konflik yang kejam," ujar Guterres.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/tangkapan layar Al Jazeera
Serangan militer Israel kembali mengguncang Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 76 orang sejak Jumat (24/5/2025) dini hari. 

Kejam! IDF Bunuh Warga Sipil Demi Kesenangan, 76 Orang Tewas Dalam Serangan Israel Terbaru di Gaza

SERAMBINEWS.COM-Serangan militer Israel kembali mengguncang Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 76 orang sejak Jumat (24/5/2025) dini hari.

Dilansir dari kantor berita Aljazeera (24/5/2025), hal ini dilaporan dari Kementerian Kesehatan Gaza.

Serangan paling mematikan terjadi di kamp pengungsi Jabalia, di mana sebuah rumah keluarga dibombardir, menyebabkan sekitar 50 orang tewas atau masih hilang di bawah reruntuhan.

Seorang saksi mata yang berada di lokasi tragedi di Jabalia mengatakan kepada Al Jazeera, “Militer Israel membunuh warga sipil untuk bersenang-senang.”

Situasi kemanusiaan di wilayah utara Gaza semakin memburuk.

Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Meroket Lagi! Sabtu, 24 Mei Dijual Segini per Mayam

Meski kelaparan terus mengancam, wilayah tersebut tidak menerima bantuan kemanusiaan apa pun dalam beberapa hari terakhir.

 Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi di Gaza.

"Konflik ini telah mencapai fase paling kejam dari konflik yang kejam," ujar Guterres.

“Warga Palestina kelaparan, dan Israel hanya mengizinkan satu sendok teh bantuan masuk. Tidak ada bantuan yang mencapai Gaza utara yang terkepung.”

Menurut data terbaru dari Kantor Media Pemerintah Gaza, jumlah korban tewas sejak awal agresi Israel telah mencapai lebih dari 61.700 orang, sementara 122.382 orang lainnya terluka.

Banyak korban masih berada di bawah reruntuhan dan diduga telah meninggal dunia.

Baca juga: Absurd, Aneh, Viral! Inilah Italian Brain Rot dari Ballerina Cappuccina hingga Tung Tung Tung Sahur

Sementara itu, pihak berwenang Israel mencatat bahwa sekitar 1.139 orang tewas dan lebih dari 200 orang disandera dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menjadi awal dari eskalasi besar-besaran ini.

Dengan terus berlangsungnya serangan dan blokade, komunitas internasional mendesak diakhirinya kekerasan serta pembukaan jalur bantuan kemanusiaan secara menyeluruh ke seluruh wilayah Gaza.

Namun hingga kini, upaya diplomatik masih belum membuahkan hasil signifikan.

 (Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved