Pidie
Polsek Mane Tangani Jembatan Darurat dari Pohon Kelapa untuk Warga, Hanya Boleh Dilewati Roda Dua
Ambruknya jembatan itu akibat tanah pada abutment runtuh setelah diterjang banjir tiga hari lalu.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
Ambruknya jembatan itu akibat tanah pada abutment runtuh setelah diterjang banjir tiga hari lalu.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Polsek Mane bersama warga menangani jembatan darurat dari batang kelapa, yang diletakkan di jembatan ambruk di jalan provinsi Gampong Blang Dalam, Kecamatan Mane, Pidie, Minggu (25/5/2025).
Jembatan runtuh tersebut terletak di Simpang Turue, yang menghubung Gampong Blang Dalam dengan Gampong Lutueng, Kecamatan Mane.
Ambruknya jembatan itu akibat tanah pada abutment runtuh setelah diterjang banjir tiga hari lalu.
" Air sungai krueng blang meluap hingga mengikis bagian pondasi jembatan, yang mengakibatkan jembatan ambruk," kata Kapolsek Mane Iptu Mustafa, SE, Minggu (25/5/2025).
Dikatakan, sebagai langkah tanggap darurat, sesuai arahan dari Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK MIK, mengingat jembatan yang ambruk tersebut merupakan sarana penyebrangan yang menghubungkan dua gampong di Kecamatan Mane.
Adalah Gampong Lutueng dan Gampong Blang.
Saat ini, warga sangat membutuhkan jembatan darurat, agar masyarakat bisa melintas saat menuju ke kecamatan.
Kata Iptu Mustafa, personelnya bersama masyarakat bahu membahu telah dua hari turun ke lokasi untuk membangun jembatan sementara, dengan meletakkan batang pohon kelapa.
Sehingga akses transportasi di dua gampong akan pulih kembali.
Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, SIK mengatakan, ambruknya jembatan menghubungkan Gampong Lutueng dan Gampong Blang telah menyebabkan akses transportasi lumpuh sementara.
Juga sempat mengganggu aktivitas masyarakat.
"Polsek Mane bersama warga bahu membahu telah membuat jembatan darurat dari batang kelapa, sehingga bisa dilintasi kendaraan dua.
Kami berharap pengendara yang melewati jembatan tersebut harus tetap waspada dan berhati-hati," ujar Kapolres Jaka Mulyana.
Diduga Tergilas Alat Berat di Proyek Jalan Pidie, Cut Fatimah Meninggal Dunia |
![]() |
---|
9 Dinas di Pidie Akan Alami Perubahan Nomenklatur |
![]() |
---|
Bunda PAUD Pidie Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, Ulas Pentingnya Pendidikan Usia Dini |
![]() |
---|
Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Latih Kompetensi Tenaga Perpustakaan di Pidie |
![]() |
---|
Mutasi Perdana, Bupati Sarjani Lantik 70 Pejabat, Enam Camat & Dua Orang Mengundurkan Diri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.