Sabang

Mengabdi Sejak 1999, Berikut Jejak Langkah Adi Suryawan Menjadi ASN PPPK Kemenag Sabang

Hari itu menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam hidup Adi. Ia termasuk di antara 71.336 pegawai yang resmi dilantik sebagai...

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
BERFOTO - Adi Suryawan berfoto usai mengikuti pelantikan PPPK di lingkungan Kemenag RI. Ia resmi menjadi ASN setelah 26 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di Kemenag Kota Sabang. 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG – "Dengan ini saya menyatakan bahwa saya akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan kewajiban saya. Saya akan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar 1945, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Adi Suryawan dengan suara lantang dalam upacara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Prof Dr Nasaruddin Umar MA.

Hari itu menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam hidup Adi. Ia termasuk di antara 71.336 pegawai yang resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Setelah 26 tahun mengabdi, akhirnya nama Adi Suryawan tercatat secara resmi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama.

Bagi sebagian orang, pelantikan ini mungkin hanya menjadi bagian dari proses administrasi. Namun bagi Adi, inilah puncak dari kesabaran dan ketulusan pengabdian selama lebih dari dua dekade.

Sejak 1999, Adi telah menjadi bagian dari pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kota Sabang. Ia melaksanakan tugas dengan sepenuh hati, tanpa keluhan maupun tuntutan. Pria yang dikenal murah senyum ini kerap menjadi andalan rekan - rekannya dalam berbagai kegiatan kedinasan.

“Kalau ada kegiatan kantor, hampir pasti Adi yang datang paling awal. Ia rajin dan sangat bertanggung jawab. Selamat Adi, semoga selalu diberi kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan,” ujar Yusriwati, Analis SDMA Kemenag Sabang, yang telah menjadi rekan kerjanya sejak 2005.

Status sebagai tenaga honorer tak pernah menyurutkan semangat pengabdiannya. Saat banyak rekan seangkatannya telah diangkat sebagai PNS maupun PPPK, Adi tetap bertahan, meski peluang datang dan pergi. Tak jarang ia harus menelan kekecewaan dalam diam, namun tekadnya tak pernah luntur.

Baginya, pengabdian bukan semata soal status, melainkan amanah yang diwariskan oleh mendiang ayahnya.

"Kah wate kaleuh kajak sikula, kajak mengabdi bak Kementerian Agama, ka bantu pue yang jeut," kenang Adi, mengutip pesan ayahnya dalam bahasa Aceh.

Pada hari pelantikan itu, penantian panjangnya akhirnya berbuah manis. Adi dilantik bersama 58 orang lainnya sebagai PPPK Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kemenag Kota Sabang. Senyum bahagia tak lepas dari wajahnya. Ia menatap masa depan dengan penuh harapan.

“Saya hanya bisa bersyukur. Semua ini bukan karena usaha saya sendiri, tapi berkat doa orang tua, dukungan keluarga, dan semangat dari teman-teman di kantor,” ucap Adi, yang lolos dalam formasi Pengadministrasi Perkantoran.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri Agama, Kakanwil Kemenag Aceh, Kakankemenag Kota Sabang, tim kepegawaian, serta seluruh rekan kerja,” lanjutnya.

Kini, statusnya memang berubah. Namun satu hal yang tetap sama yaitu semangat pengabdiannya. Adi tetaplah pribadi yang sederhana, tekun, dan siap bekerja dengan sepenuh hati.

“Saya ingin terus bekerja sebaik mungkin. Semoga ke depan saya bisa memberi lebih banyak manfaat bagi Kementerian Agama dan masyarakat,” pungkasnya.

Kisah Adi Suryawan menjadi bukti nyata bahwa ketulusan dan kesetiaan dalam pengabdian, pada akhirnya, akan menemukan jalannya.

Selamat, Bang Adi!

(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved