Info Cuaca di Aceh

Hot! Suhu di Aceh Capai 36 Derajat Celcius, BMKG Imbau Warga Perbanyak Minum Air Putih

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, bahwa suhu di Banda Aceh mencapai 35 hingga 36 derajat Celcius. 

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Shutterstock
CUACA PANAS - Ilustrasi suhu panas. Cuaca panas melanda Banda Aceh dan sekitarnya dengan suhu mencapai 36 derajat Celcius. 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Suhu udara di Banda Aceh dan wilayah sekitarnya, dalam beberapa hari ini terasa cukup panas. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, bahwa suhu di Banda Aceh mencapai 35 hingga 36 derajat Celcius. 

Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil menjelaskan, berdasarkan pantauan citra radar dan satelit menunjukkan bahwa suhu udara yang terasa panas di sebagian wilayah Aceh terjadi karena tidak ada pertumbuhan awan konvektif pada pagi hingga siang hari. 

“Kondisi itu menyebabkan sinar matahari akan terasa lebih terik karena berkurangnya hambatan berupa awan di atmosfer yang biasanya mampu mengurangi masuknya sinar matahari,” ujar Nasrol, Jumat (30/5/2025). 

Nasrol juga menyebut, bahwa suhu tertinggi tercatat pada Kamis (29/5/2025) kemarin, yakni mencapai 36,1 derajat Celcius.

“Kondisi angin umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Barat dengan kecepatan mencapai 5-30 km/jam, dengan kelembaban udara berkisar antara 50 persen sampai 85 persen,” jelas dia.

BMKG memprediksi, khususnya di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara, dan wilayah timur Aceh, kondisi cuaca seperti ini diperkirakan bakal berlangsung sampai dengan beberapa hari ke depan.

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk memakai pelindung seperti jaket dan kacamata anti sinar UV.

Juga memperhatikan asupan air mineral agar terhindar dari dehidrasi dan selalu menjaga keadaan fisik agar tetap prima. 

“Perlu diwaspadai adanya potensi peningkatan kejadian kebakaran lahan akibat kondisi panas yang terjadi cukup merata di wilayah Aceh,” pesan Nasrul. 

“Oleh karenanya, masyarakat juga diharapkan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan juga agar menghindari pembakaran sampah dan membuang puntung rokok secara sembarangan,” tukasnya. 

Lebih lanjut, BMKG juga meminta masyarakat mewaspadai hujan yang terjadi dengan intensitas lebat dan tiba-tiba pada sore-malam hari di saat musim kemarau.

“Kami perlu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor,” papar dia. 

“Mengingat cuaca yang bersifat dinamis, masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi terkini dari BMKG,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved