Sabtu, 11 April 2026

Berita Bireuen

Ratusan Guru SMA di Aceh Ikut Seminar Nasional Digelar di Bireuen

Peserta seminar berasal dari Bireuen, Banda Aceh, Aceh Utara, Lhokseumawe, Pidie dan Pidie Jaya.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Seminar – Ratusan guru SMA, SMK dan jenjang lainnya, Sabtu (31/5/2025) mengikuti seminar di UIA, Paya Lipah Peusangan, Bireuen. SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS 

Peserta seminar berasal dari Bireuen, Banda Aceh, Aceh Utara, Lhokseumawe, Pidie dan Pidie Jaya.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS,COM, BIREUEN – Ratusan guru, kepala sekolah jenjang SMA, SMK, bahkan ada dari guru MI dan jenjang lainnya, selama dua hari Sabtu dan Minggu  (30-31/5/2025) mengikuti seminar nasional.

Kegiatan ini mengusung tema  membahas tentang The Power  of Teaching atau menjadi guru berpengaruh dan inspiratif dalam mengajar dengan pendekatan Deep Learning.

Pertemuan yang dilaksanakan  Lembaga Pelatihan dan Pengembangan SDM Grapensi  kerjasama dengan UIA dan berbagai lembaga lainnya berlangsung di aula Universitas Islam Aceh (UIA) Peusangan Bireuen.

Direktur Eksekutif Grapensi, Akmal Rusli SPd mengatakan, seminar
berlangsung selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu.

Pertemuan pertama mengikuti kegiatan langsung atau tatap muka di aula UIA dengan sejumlah pembicara dengan tiga pemateri.

Kemudian, Minggu (31/5/2025) pertemuan secara zoom meeting dengan pemateri empat orang.

Peserta seminar berasal dari Bireuen, Banda Aceh, Aceh Utara, Lhokseumawe, Pidie dan Pidie Jaya.

Kacabdin Bireuen, Abdul Hamid SPd MPd mengatakan, seminar katanya sebagai bahan bagi para guru, pertama terkait pergeseran kurikulum dari kurikulum belajar merdeka ke kurikulum pendekatan deep learning sebuah pendekatan yang diluncurkan menteri pendidikan yang baru.

Karena program baru maka perlu sosialisasi kepada para guru dan juga kepala sekolah agar menambah wawasan dan pemahaman dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik baik guru, kepala sekolah maupun pengawas.

Pendekatan deep learning atau pendekatan hati disesuaikan dengan
kultur siswa, apabila tidak disosialisasi dikhawatirkan para guru
dalam mengajar masih menggunakan pola lama.

“Pola lama dalam mengajar untuk saat ini cenderung tidak sesuai lagi dengan perkembangan, arahnya semua mencerdaskan para siswa agar lebih baik dan berkualitas,” ujarnya.  

Pertemuan pembukaan dihadiri Rektor UIA, Kapolres Bireuen diwakili Kasat Binmas, Ketua Komite SMA, SMK, SLB, Kacabdin Lhokseumawe dan berbagai unsur lainnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved