Selasa, 14 April 2026

Harga Emas

Gegara Trump dan Rusia, Harga Emas Melonjak, Investor Berlomba Cari Safe Haven

Hal ini disebabkan karena meningkatnya ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina serta ancaman baru dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
HARGA EMAS - Harga emas naik pada hari Senin (2/6/2025). 

Gegara Trump dan Rusia, Harga Emas Melonjak, Investor Berlomba Cari Safe Haven

SERAMBINEWS.COM-Harga emas naik pada hari Senin (2/6/2025).

Hal ini disebabkan karena meningkatnya ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina serta ancaman baru dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait tarif impor.

Kondisi ini membuat para investor beralih ke emas, yang dikenal sebagai aset safe haven atau aset yang dianggap aman di tengah ketidakpastian global.

Dilansir dari kantor berita Reuters (2/6/2025), pada pukul 02.04 GMT, harga emas di pasar spot tercatat naik 0,5 persen menjadi $3.305,85 per ons.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat juga naik 0,4 persen menjadi $3.329,80 per ons.

Baca juga: Trump Kembali “Menggila”! Tarif Baja Digas Jadi 50 Persen, Ekonomi Global Siaga Satu!

"Dengan kekhawatiran perdagangan dan geopolitik yang muncul ke permukaan sekali lagi, tidak mengherankan melihat emas menguat di awal minggu ini," kata Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade.

Ia menambahkan bahwa saat ini aset-aset berisiko seperti saham mengalami tekanan, sementara nilai dolar AS juga mengalami penurunan, yang turut mendorong harga emas naik.

 Ketegangan Memuncak di Ukraina dan Eropa Siap Membalas Tarif AS

Konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memanas menjelang putaran kedua pembicaraan damai yang akan berlangsung di Istanbul.

Kedua belah pihak melancarkan serangan baru.

Ukraina disebut meluncurkan salah satu serangan paling berani mereka selama perang, sementara Rusia membalas dengan serangan pesawat tak berawak.

Di sisi lain, Donald Trump, yang sedang berkampanye untuk kembali ke Gedung Putih, mengumumkan rencananya untuk menaikkan tarif impor baja dan aluminium dari 25 persen menjadi 50 persen.

Baca juga: Trump ‘Sapu Bersih’ Mahasiswa Tiongkok dari AS? Visa Dicabut, Dianggap Ancaman Bagi Negara

Keputusan ini langsung mendapat reaksi dari Uni Eropa.

Komisi Eropa memperingatkan bahwa Eropa siap membalas kebijakan tarif Trump jika benar-benar diberlakukan.

 Ketegangan ini menambah kekhawatiran para pelaku pasar global dan mendorong mereka mencari perlindungan ke aset yang lebih aman seperti emas.

 Nilai Dolar Melemah, Emas Jadi Lebih Murah bagi Pembeli Asing

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved