Aceh Barat
Wabup Aceh Barat: POMDA XIX Momentum Bangun Sportivitas dan Persatuan Mahasiswa Aceh
Dalam suasana semarak pembukaan, Said Fadheil menekankan bahwa POMDA bukan sekadar panggung kompetisi...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas ditunjuknya Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) XIX Aceh, yang resmi dibuka pada, Rabu (11/6/2025) di Auditorium UTU, Meulaboh.
Ajang olahraga terbesar antar mahasiswa se-Aceh itu dibuka oleh Plt Sekda Aceh, M Nasir, mewakili Gubernur Aceh. Dalam suasana semarak pembukaan, Said Fadheil menekankan bahwa POMDA bukan sekadar panggung kompetisi, melainkan juga wahana mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, dan menanamkan semangat persatuan di kalangan generasi muda.
“Kami sangat bangga UTU dipercaya sebagai tuan rumah. Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi juga soal bagaimana kita menanamkan semangat kebersamaan antar mahasiswa dari seluruh Aceh,” ujar Wakil Bupati Said Fadheil.
Ia juga turut menyampaikan keyakinannya bahwa Universitas Teuku Umar telah mempersiapkan pelaksanaan POMDA dengan sebaik mungkin, baik dari sisi teknis maupun non-teknis, untuk menyambut para kontingen dari berbagai perguruan tinggi dengan penuh keramahan dan kenyamanan.
“Kami berharap UTU dapat menjadi tuan rumah yang baik dan sukses. Semua persiapan tentu telah dilakukan dengan matang demi mendukung kelancaran dan kenyamanan peserta,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat untuk berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini, termasuk dengan menyaksikan langsung pertandingan dan memberi semangat kepada para atlet.
“Mari kita sambut tamu-tamu kita dengan ramah, hangat, dan penuh semangat kebersamaan. Jadikan momen ini sebagai kebanggaan bersama masyarakat Aceh Barat,” pungkas Said.
POMDA XIX Aceh akan berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Juni 2025, dan akan mempertandingkan 16 cabang olahraga, diikuti oleh ratusan atlet mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi di seluruh Aceh.
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi batu loncatan untuk menyeleksi atlet muda berbakat yang nantinya akan mewakili Aceh di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025.
Semangat, sportivitas, dan persaudaraan jadi ruh utama dari gelaran ini sebuah panggung bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi, mempererat solidaritas antar daerah, serta mengharumkan nama kampus dan daerah masing-masing.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.