Selasa, 28 April 2026

Banda Aceh

Kepala Sekolah SDTQ Nurun Nabi Banda Aceh Terpilih Jadi Da’i Berstandar MUI

Alhamdulillah dinyatakan lulus bersama dengan 100 peserta lainnya dari seluruh Indonesia," kata Riski

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
IST
LULUS STANDARDISASI DA’I – Kepala Sekolah SDTQ Nurun Nabi Banda Aceh, Rahmat Riski, dinyatakan lulus sebagai salah satu ustaz berstandardisasi Da’i Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari Provinsi Aceh. 

Alhamdulillah dinyatakan lulus bersama dengan 100 peserta lainnya dari seluruh Indonesia," kata Riski

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHKepala Sekolah SDTQ Nurun Nabi Banda Aceh, Rahmat Riski, dinyatakan lulus sebagai salah satu ustaz berstandardisasi Da’i Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari Provinsi Aceh. 

Riski mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan MUI Pusat ini telah berlangsung pada 26 Mei 2025 lalu.

Namun, pengumuman peserta yang dinyatakan lulus sebagai Dai berstandar MUI baru saja keluar. 

"Setelah menunggu dua pekan akhirnya pengumuman baru keluar.

Alhamdulillah dinyatakan lulus bersama dengan 100 peserta lainnya dari seluruh Indonesia," kata Riski, Jumat (13/6/2025). 

Riski menyebutkan, awalnya ia mendaftar sebagai Peserta Standardisasi Da’i MUI secara online.

Kegiatan ini diikuti oleh 1.000 peserta dari seluruh Indonesia. 

"Saya mewakili Aceh bersama dengan ustaz Rizki Maulizar, Kepala SMP Tahfidz Masjid Baitushalihin Ulee Kareng.

Alhamdulillah kami berdua dinyatakan lulus dan memenuhi standar Da’i MUI," ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH M. Cholil Nafis mengatakan, standarisasi kompetensi Da'i ini memiliki dua tujuan utama yaitu taswiyatul afkar atau menyatukan persepsi, dan tansiqul harakah atau mengharmonikan langkah.

"Harapannya, para dai dapat mengambil peran sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah, bukan kepanjangan pemerintah. 

Pada saat terjun ke masyarakat, tidak akan terjadi saling serang antar dai, melainkan saling berbagi peran dan mengisi dalam khazanah dunia dakwah," katanya.(*)

Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Aceh Kritik Pengalihan 4 Pulau: Jangan Adu Domba Aceh dan Sumut

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved