Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Berita Banda Aceh

Sejumlah Titik Panas Terdeteksi di Wilayah Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Kebakaran

Sebanyak lima titik panas terpantau meliputi daerah Kecamatan Seulimeum Aceh Besar, Gandapura Bireuen, Muaradua Lhokseumawe, dan dua titik di Trumon T

|
Editor: mufti
Dokumen BMKG
Pantauan titik panas di Aceh, Senin (16/5/2022) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM), sejumlah titik panas terdeteksi di Aceh sejak Jumat (13/6/2025). Kondisi ini perlu diwaspadai karena berpotensi terjadinya kebakaran.

Sebanyak lima titik panas terpantau meliputi daerah Kecamatan Seulimeum Aceh Besar, Gandapura Bireuen, Muaradua Lhokseumawe, dan dua titik di Trumon Timur Aceh Selatan pada 13 Juni, serta satu titik ditemukan pada 14 Juni 2025.

“Kami menemukan adanya satu titik hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah. Walau begitu masyarakat harus tetap berhati-hati atas potensi kebakaran,” jelas Prakirawan BMKG, Muhammad Rafli, saat dikonfirmasi Minggu (15/6/2025).

Sementara kondisi cuaca di Aceh dalam beberapa hari ke depan, secara umum cerah hingga cerah berawan. Untuk suhu, maksimum berkisar antara 34-35 celcius dan minimum antara 23-24 celcius. Sedangkan indeks UV maksimum berada pada pukul 11.00-14.00 WIB dengan nilai tertinggi 11.

Di sisi lain, kecepatan angin rata-rata berkisar antara 5-12 knot dan tinggi gelombang secara umum masuk dalam kategori rendah. Meski demikian, beberapa wilayah masuk kategori sedang antara 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Aceh Besar-Meulaboh, Sabang-Banda Aceh, Aceh Barat Daya-Simeulue, perairan selatan Simeulue dan perairan Aceh Singkil-Pulo Banyak.

Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, serta kapal tongkang bila kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. “Berlaku hingga 18 Juni 2025,” kata Rafli.

Ia mengimbau, bagi seluruh masyarakat Aceh agar tetap waspada terjadinya angin kencang, serta potensi kebakaran hutan maupun lahan (Karhutla). Pihaknya berharap, warga tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuka lahan baru. 

“Kemudian dapat menggunakan sunscreen/sunblock pelindung dari sinar UV, agar kulit tetap terjaga dan terhindar dari potensi kanker. Konsumsi sayur, buah-buahan dan air mineral lebih banyak dari biasanya. Pantau terus informasi cuaca di Instagram @infobmkgaceh dan @infobmkg,” pungkasnya.(rn)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved