Israel Serang Iran

Israel Kurung Warganya tak Boleh Lari ke Luar Negeri saat Perang dengan Iran Semakin Memburuk

Keputusan itu dilaporkan berasal dari kekhawatiran di kalangan pejabat keamanan atas risiko kepadatan yang berlebihan dan kemungkinan korban massal se

Editor: Ansari Hasyim
Tangkap Layar Ynet/Photo: Reuters/Moshe Mizrahi
DAMPAK RUDAL IRAN - Tangkap layar dari YNet, Selasa (17/6/2025) menunjukkan pemandangan kerusakan di pemukiman di Tel Aviv, Israel akibat rudal Iran. Iran dilaporkan akan meluncurkan serangan besar ke Israel dalam beberapa jam mendatang. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah melancarkan serangan udara langsung ke pusat intelijen utama Israel di Tel Aviv Selasa. 

Khamenei menambahkan, "Orang-orang cerdas yang mengenal Iran, bangsa Iran, dan sejarahnya tidak akan pernah berbicara kepada bangsa ini dengan bahasa yang mengancam karena bangsa Iran tidak akan menyerah, dan Amerika harus tahu bahwa setiap intervensi militer AS niscaya akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki bagi mereka."

Trump mengadakan pertemuan di ruang situasi dengan para penasihat keamanan nasional utamanya pada hari Selasa untuk membahas kebijakan AS terhadap perang antara Israel dan Iran.

Setelah pertemuan itu, ia berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Trump mengisyaratkan pemikirannya dalam serangkaian posting yang mengancam di Truth Social menjelang pertemuan Ruang Situasi.

"Kami sekarang memiliki kendali penuh dan total atas langit di atas Iran. Iran memiliki pelacak langit yang bagus dan peralatan pertahanan lainnya, dan jumlahnya banyak, tetapi tidak sebanding dengan buatan Amerika," tulis Trump.

Beberapa menit kemudian dia memperingatkan Khamenei agar tidak menargetkan pasukan AS di Timur Tengah.

"Kami tahu persis di mana yang disebut 'Pemimpin Tertinggi' itu bersembunyi. Dia adalah target yang mudah, tetapi aman di sana - Kami tidak akan menghabisinya (membunuhnya!), setidaknya untuk saat ini. Namun, kami tidak ingin rudal ditembakkan ke warga sipil, atau tentara Amerika. Kesabaran kami sudah menipis," tulis Trump.

Dalam posting ketiganya dalam waktu kurang dari satu jam, Trump menulis: "MENYERAH TANPA SYARAT".(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved