Berita Aceh Besar

Keren, Millenial di Lhoknga Kutip Sampah di Lokasi Wisata Olah Jadi Cuan

Sampah tersebut, kemudian dipilah untuk disortir yang kemudian akan dijual untuk meraup cuan.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Masyarakat dan anak muda memilah sampah yang bisa didaur ulang dan bernilai rupiah dari kawasan wisata Lampuuk, Rabu (18/6/2025). 

Sampah tersebut, kemudian dipilah untuk disortir yang kemudian akan dijual untuk meraup cuan.

Laporan Indra Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Teuku Alhadi (22), pemuda asal Lampuuk, Kecamatan Lhoknga bersama rekannya mengutip sampah wisatawan yang bertaburan di kawasan objek wisata Pantai Lampuuk, Lhoknga. 

Sampah tersebut, kemudian dipilah untuk disortir yang kemudian akan dijual untuk meraup cuan.

Pantai Lampuuk sendiri, dikenal dengan keindahan alamnya yang eksotis.  

Kawasan ini merupakan salah satu wisata alam yang terkenal di Aceh dan selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Sayangnya, wisata alam indah ini masih harus berjibaku dengan sampah plastik di kawasan pantai tersebut.

Melihat hal tersebut, Teuku Alhadi kemudian berinisiatif untuk membuat sebuah wadah tempat pengumpulan sampah agar wilayah tersebut bebas dari sampah plastik.

“Awalnya saya ajak beberapa teman untuk untuk gerakan bebas sampah plastik ini. Namun sempat vakum seiring dengan berbagai masalah yang dihadapi,” katanya, Jumat (20/6/2025).

Baca juga: Qanun Sampah Jalan Panjang Menuju Maslahah

Tak putus asa disitu, ia kembali mengajak rekan-rekannya untuk kembali aktif menjalankan gerakan tersebut.

Di sana ia kemudian membuat sebuah tempat, untuk pengumpulan sampah plastik sementara di lahan milik orang tuanya. 

Bersama Cut Jihan, Nurul Febriyani dan beberapa temannya, mereka mendapat dukungan dari PT Solusi Bangun Andalas dalam bentuk sarana dan prasarana workshop komunitas yang kemudian dikenal dengan nama Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil).

Basegemil tersebut bertujuan untuk edukasi dalam hal pengelolaan sampah, juga sebagai impian mereka agar agas wisata Lampuuk terbebas sampah plastik. 

“Wisatawan yang berkunjung pun dapat pulang dengan membawa kenangan indah dari sini,” katanya.

Hal itu juga tidak terlepas dari pendampingan yang dilakukan oleh Solusi Bangun Andalas yang memberikan bantuan sarana dan prasarana, seperti perlengkapan, pengadaan alat transportasi, tempat pengepulan, peningkatan kapasitas anggota kelompok.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved