Senin, 4 Mei 2026

Konflik Israel vs Iran

Lagi, Israel Serang Fasilitas Nuklir Isfahan Iran

Dalam serangan Israel ini, dilaporkan tidak ada kebocoran bahan berbahaya. Ledakan dilaporkan terjadi di Isfahan pada Sabtu pagi waktu setempat. 

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
(REUTERS/Maxar Technologies)
Citra satelit dari Maxar Technologies mengungkap dampak serius dari serangan udara Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, khususnya kompleks Natanz, pada 14 Juni 2025. Gambar sebelum dan sesudah serangan menunjukkan sejumlah bangunan di permukaan hancur, termasuk instalasi kelistrikan yang penting bagi operasi pengayaan uranium. 

Dalam serangan Israel ini, dilaporkan tidak ada kebocoran bahan berbahaya. Ledakan dilaporkan terjadi di Isfahan pada Sabtu pagi waktu setempat. Iran mengatakan fasilitas nuklir itu sebelumnya diserang oleh Israel selama pertempuran saat ini.

SERAMBINEWS.COM - Dikutip dari Al Jazeera, berikut perkembangan terkini dalam perang Israel dan Iran:

Iran dan Israel kembali saling serang udara, yang mengakibatkan seorang remaja berusia 16 tahun tewas di kota Qom, Iran.

Teheran telah mengirimkan keluhan resmi kepada PBB atas “kegagalan” kepala Badan Tenaga Atom Internasional untuk mengutuk serangan Israel.

Seseorang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Israel di Lebanon selatan, dalam serangan terbaru meskipun gencatan senjata dicapai dengan Hizbullah pada bulan November.

Duta Besar Palestina untuk PBB telah menandai 620 hari perang Israel di Gaza, menyerukan masyarakat internasional untuk mengakhiri kekerasan dan blokade bantuan kemanusiaan.

Iran melancarkan serangan rudal dini hari terhadap Israel tengah, yang mengakibatkan kebakaran di Holon, sementara beberapa serangan Israel dilaporkan termasuk di Isfahan Iran, rumah bagi pusat penelitian nuklir utama.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan program nuklir Iran bersifat damai dan negaranya tetap terbuka terhadap diplomasi, tetapi serangan Israel harus dihentikan terlebih dahulu.

Baca juga: Perang Israel - Iran Pecah, Warga Asing Ramai-ramai Tinggalkan Kedua Negara yang Sedang Berkonflik

Kepala militer Israel Eyal Zamir memperingatkan bahwa negaranya harus bersiap menghadapi “kampanye berkepanjangan” terhadap Iran karena serangan Israel terhadap negara itu memasuki hari kesembilan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menegur direktur intelijen nasionalnya, Tulsi Gabbard, dengan mengatakan bahwa dia salah karena menyatakan tidak ada bukti Iran sedang membangun senjata nuklir.

Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) memperingatkan bahaya dari "kontaminasi radiologi dan kimia" di dalam fasilitas nuklir Natanz Iran menyusul serangan Israel, tetapi saat ini tidak ada perubahan pada radioaktivitas di luar lokasi tersebut.

Terbaru, fasilitas nuklir Isfahan Iran menjadi sasaran Israel.

Hal ini sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars Iran, Sabtu (21/6/2025).

Dalam serangan Israel ini, dilaporkan tidak ada kebocoran bahan berbahaya.

Ledakan dilaporkan terjadi di Isfahan pada Sabtu pagi waktu setempat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved