Minggu, 19 April 2026

Israel Serang Iran

Netanyahu: Israel Menderita Banyak Kerugian yang Menyakitkan dari Serangan Rudal Iran

Ketegangan regional telah meningkat sejak Jumat, ketika Israel melancarkan serangan udara di beberapa situs di seluruh Iran, termasuk fasilitas milite

Editor: Ansari Hasyim
Tangkapan layar X/@Mdais
SERANGAN RUDAL- Serangan rudal Iran memborbardi Israel, kali ini sasarannya adalah Israel Selatan. Pukul 10.05 WIB dilaporkan bahwa serangan rudal menghantam Beersheba, Israel Selatan. Menyebabkan kebakaran beberapa unit kendaraan yang terparkir di luar gedung, gumpalan asap hitam tebal di lokasi serangan rudal Iran di Israel. 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Rabu bahwa Israel menderita banyak kerugian, kerugian yang menyakitkan dari serangan Iran, menurut The Times of Israel, dilaporkan oleh Anadolu Agency.

Netanyahu berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump atas sikapnya yang mendukung pihak Israel, dalam pernyataan video hariannya.

“Kami berkomunikasi terus menerus, termasuk tadi malam — kami melakukan percakapan yang sangat hangat,” tambahnya.

Ketegangan regional telah meningkat sejak Jumat, ketika Israel melancarkan serangan udara di beberapa situs di seluruh Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir, mendorong Teheran untuk melancarkan serangan balasan.

Pihak berwenang Israel mengatakan setidaknya 24 orang telah tewas dan ratusan lainnya terluka sejak saat itu dalam serangan rudal Iran.

Sementara itu, di Iran, 585 orang tewas dan lebih dari 1.300 orang terluka dalam serangan Israel, menurut laporan media Iran.

Pentagon: Trump Kerahkan 'Pesawat Kiamat' Nuklir di Tengah Perang Israel-Iran

Saat ketegangan meningkat di Timur Tengah menyusul serangan udara besar Israel terhadap Iran, salah satu pesawat militer paling rahasia milik Amerika, E-4B Nightwatch, yang juga dikenal sebagai "pesawat kiamat," melakukan penerbangan tak terduga dan tidak biasa menuju Pangkalan Gabungan Andrews di dekat Washington, DC, pada malam tanggal 17 Juni.

Pesawat berangkat dari Bossier City, Louisiana, tepat sebelum pukul 6 sore dan mendarat di Maryland sekitar pukul 10 malam.

E-4B terbang secara teratur untuk tetap siap, tetapi penerbangan ini menarik perhatian karena rute dan waktunya yang tidak biasa. Hal ini bertepatan dengan peringatan AS kepada Iran dan tanda-tanda kemungkinan eskalasi.

Jalur penerbangan yang aneh

E-4B mengambil jalur penerbangan yang tidak biasa. Ia melengkung di sepanjang pantai timur dan mengitari Virginia dan Carolina Utara sebelum tiba di tujuannya.

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa misi tersebut mungkin lebih dari sekadar pelatihan rutin atau penerbangan relokasi.

Penerbangan semacam itu sering dilakukan secara diam-diam, tetapi penerbangan ini terjadi beberapa jam setelah Presiden Donald Trump secara terbuka menuntut "penyerahan tanpa syarat" Iran menyusul serangan Israel terhadap situs nuklir dan militer utama.

Sebagai tanggapan, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan "kerusakan yang tidak dapat diperbaiki" jika AS bergabung dalam konflik tersebut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved