Nanggroe
Rauna Mahfud Ditunjuk Menjadi Ketua Laskar Prabowo 08 Aceh
“Saya memang sudah tertarik dengan dunia politik sejak SMA. Dulu saya aktif di PMR, rohis, pramuka, dan walaupun gagal paskibraka di tingkat kabupaten
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Agus Ramadhan
Rauna Mahfud Ditunjuk Menjadi Ketua Laskar Prabowo 08 Aceh
SERAMBINEWS.COM – Rauna Mahfud S Sos resmi ditunjuk sebagai Ketua Laskar Prabowo 08 Provinsi Aceh.
Sosok yang berasal dari Kabupaten Pidie ini dikenal aktif dalam dunia organisasi dan memiliki latar belakang kuat di bidang politik, meskipun belum pernah berhasil melenggang ke parlemen.
Rauna Mahfud, yang akrab disapa Mahfud, adalah putra daerah asli Aceh.
Ia lahir dan besar di Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie.
Pendidikan dasarnya ia tempuh di daerah asalnya, melanjutkan ke SMP Negeri 1 Delima, dan kemudian hijrah ke Aceh Tengah untuk bersekolah di MAN 1 Aceh Tengah.
Mahfud menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Gajah Putih Aceh Tengah, dengan mengambil jurusan Ilmu Sosial dan Politik (FISIP).
Baca juga: BSU 2025 Belum Cair Meski Sudah Lolos Verifikasi? Ini Penjelasan dan Solusinya
Kiprahnya di dunia organisasi dimulai sejak di bangku sekolah menengah.
Ia aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS, PMR, Rohis, dan Pramuka.
Di dunia kampus, Mahfud dipercaya menjabat sebagai Ketua BEM, serta aktif dalam organisasi kemasyarakatan seperti NU (Nahdlatul Ulama) dan GP Ansor Kabupaten Pidie.
“Saya memang sudah tertarik dengan dunia politik sejak SMA. Dulu saya aktif di PMR, rohis, pramuka, dan walaupun gagal paskibraka di tingkat kabupaten, saya tetap semangat ikut kegiatan organisasi lainnya,” tutur Mahfud pada Serambinews (20/6/2025).
Dalam perjalanan politiknya, Mahfud pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Gerindra dan juga dari partai lokal PDA.
“Walaupun gagal menjadi anggota dewan, saya tetap bangga karena presidennya Prabowo,” ungkapnya.
Mahfud menjelaskan bahwa Laskar Prabowo 08 adalah organisasi relawan nasional yang diketuai oleh Devi Taurisa, dengan pembina nasional Hashim Djojohadikusumo.
Di Aceh, organisasi ini mendapat mandat untuk menyelaraskan gerakan relawan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, serta mendukung program-program pemerintah daerah.
“Laskar Prabowo 08 Aceh itu hadir untuk menyelaraskan cita-cita besar bapak Prabowo Subianto, terutama soal ketahanan pangan, pertahanan negara, dan kesejahteraan masyarakat. Di Aceh, kita pastikan tetap sesuai dengan kearifan lokal dan syariat Islam,” jelas Mahfud.
Ia menegaskan bahwa tidak ada misi politik terselubung dalam organisasi tersebut.
Laskar Prabowo 08 akan menjadi jembatan antara masyarakat Aceh dengan kebijakan pusat yang berpihak kepada rakyat.
“Kami tetap berada dalam koridor. Tidak ada hal aneh-aneh. Semua untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Aceh,” tegasnya.
Baca juga: Rektor UIN Ar-Raniry Serukan Solidaritas untuk Iran, Kecam Agresi Israel
Sebagai Ketua Laskar Prabowo 08 Provinsi Aceh, Mahfud menyampaikan bahwa visi utama adalah menjadikan organisasi ini sebagai wadah kolaboratif antara masyarakat Aceh dan pemerintah.
“Apapun cita-cita masyarakat Aceh, kami ingin itu bisa berdampingan dengan kebijakan pemerintah pusat. Kalau pemerintah punya kekuasaan, kami hadir untuk memastikan manfaatnya sampai ke rakyat,” ujarnya.
Mahfud juga menyoroti pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat.
Ia berharap tidak ada lagi konflik akibat perbedaan pilihan politik, terutama setelah pemilu dan pilkada.
“Kita harus mulai berpikir positif dan bersama-sama membangun Aceh. Saatnya kita tinggalkan perbedaan dan fokus pada kemajuan daerah,” pungkasnya.
Dengan semangat muda dan pengalaman organisasi yang luas, Rauna Mahfud optimis dapat membawa Laskar Prabowo 08 menjadi organisasi relawan yang berdampak nyata di tengah masyarakat Aceh. (an)
Baca juga: Emas Melejit! Ketegangan Israel-Iran dan Seruan Trump Bikin Harga Melonjak Drastis!
(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)
Rauna Mahfud
Ketua Laskar Prabowo 08 Aceh
Laskar Prabowo 08 Aceh
Laskar Prabowo
Serambinews
Serambi Indonesia
Illiza Sambangi Pasar Aceh: Cara Dunia Bekerja Sudah Berubah, Adaptasi atau Tertinggal! |
![]() |
---|
Pemerintah Aceh Terus Berupaya Mengusahakan Penambahan Kuota Haji dan Optimalisasi Bandara SIM |
![]() |
---|
Berkunjung ke Serambi, Siapa Sheika dan Zawil? Apa Saja Prestasinya? |
![]() |
---|
Aksi Bersih Pantai di Kilometer 0 Banda Aceh Peringati HPSN 2025 |
![]() |
---|
Pelantikan Gubernur Aceh 2025-2030, Mualem: "Kita Tidak Mau Dijuluki Bahwa Aceh Termiskin" |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.