Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Amerika Serang Iran

Ini Tiga Skenario Iran untuk Balas Serangan Amerika

Ia menambahkan bahwa pilihan ketiga bisa jadi merupakan gabungan dari keduanya, dengan menunjuk pada “tuas-tuas Iran seperti di Selat Hormuz, yang bis

Editor: Ansari Hasyim
Tangkap layar X
ILUSTRASI AS SERANG IRAN - Tiga fasilitas nuklir utama Iran, Fordow, Natanz dan Isfahan, mengalami serangan udara yang diklaim telah diluncurkan oleh Amerika Serikat. 

SERAMBINEWS.COM - Iran berpotensi menjalankan tiga skenario menyusul serangan AS terhadap tiga situs nuklirnya, menurut Abas Aslani, peneliti senior di Pusat Studi Strategis Timur Tengah di Teheran.

“Yang pertama bisa jadi reaksinya terbatas, tergantung pada besarnya kerusakan,” kata Aslani.

"Namun jangan lupa bahwa selain serangan terhadap fasilitas nuklir, ini adalah langkah langsung AS dalam perang dengan Iran. Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka akan menanggapi tindakan ini," katanya.

"Skenario kedua bisa jadi perang skala penuh, dengan Iran mencoba terlibat dalam serangan serius terhadap kepentingan AS dan Israel. Ini bisa mencakup berbagai target, termasuk situs nuklir Israel, dan sekutu Iran bisa ikut serta."

Ia menambahkan bahwa pilihan ketiga bisa jadi merupakan gabungan dari keduanya, dengan menunjuk pada “tuas-tuas Iran seperti di Selat Hormuz, yang bisa ditutup untuk menghalangi keseimbangan energi di kawasan tersebut”.

Iran Pastikan tidak Ada Bahaya bagi Warga yang Tinggal di dekat Fordow, Situs Nuklir yang Dibom AS

Markas Besar Manajemen Krisis di provinsi Qom, tempat situs nuklir Fordow berada, telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa “tidak ada bahaya bagi warga Qom dan daerah sekitarnya.

Pernyataan yang dimuat oleh kantor berita IRNA itu muncul setelah Trump mengatakan situs nuklir Iran telah “dihancurkan”.

Sebelumnya, pejabat lain mengatakan Fordow telah “lama dievakuasi dan belum mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki”.

Fordow tidak mengalami kerusakan serius

Manan Raisi, yang mewakili wilayah Qom tempat Fordow berada, mengatakan serangan terhadap situs nuklir bawah tanah itu “dangkal”.

"Berdasarkan informasi yang akurat, saya nyatakan bahwa bertentangan dengan klaim presiden AS yang berbohong, fasilitas nuklir Fordow tidak rusak parah, dan sebagian besar kerusakan hanya berada di tanah, yang dapat dipulihkan," kata Raisi, menurut kantor berita Tasnim.

Ia juga menggemakan penilaian sebelumnya bahwa tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang terdeteksi setelah serangan AS.

Iran mengatakan para ahli resmi akan melaporkan rincian serangan tersebut

IRNA, kantor berita resmi Iran, mengatakan bahwa penduduk setempat tidak merasakan tanda-tanda ledakan besar setelah serangan AS di Fordow.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved