Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Viral

Viral Murid SD Joget dan Nyawer Biduan Seksi saat Acara Perpisahan Sekolah, Kepsek Bilang Begini

Dalam video berdurasi singkat yang viral itu, tampak sejumlah siswa laki-laki ikut berjoget di depan panggung mengikuti irama musik dangdut.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/video viral
JOGET BERENG BIDUAN - Beredar sebuah video yang memperlihatkan murid sekolah dasar (SD) berjoget dan menyawer biduan saat acara perpisahan sekolah. Peristiwa tersebut terjadi di SDN 1 Kenayan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (14/6/2025) dalam rangkaian acara tasyakuran kelulusan murid kelas 6 sekolah tersebut. 

Viral Murid SD Joget dan Nyawer Biduan Seksi saat Acara Perpisahan Sekolah, Kepsek Bilang Begini

SERAMBINEWS.COM – Baru-baru ini beredar sebuah video yang memperlihatkan murid sekolah dasar (SD) berjoget dan menyawer biduan saat acara perpisahan sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi di SDN 1 Kenayan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (14/6/2025) dalam rangkaian acara tasyakuran kelulusan murid kelas 6 sekolah tersebut.

Dalam video berdurasi singkat yang viral itu, tampak sejumlah siswa laki-laki ikut berjoget di depan panggung mengikuti irama musik dangdut.

Mereka berjoget sambil memberikan uang kepada biduan yang tampil di panggung.

Yang menjadi sorotan, mereka juga menyawer penyanyi wanita yang tampil seksi, dengan gaya dan pakaian yang dinilai kurang pantas untuk lingkungan sekolah dasar.

Aksi tersebut menuai banyak kritik dari publik. 

Banyak yang mempertanyakan nilai pendidikan dan moral yang ditanamkan bila siswa usia dini sudah diperkenalkan dengan budaya saweran yang identik dengan hiburan malam.

Kepala Sekolah (kepsek) SDN 1 Kenayan, Admim Kholisina pun angkat bicara.

Ia mengatakan bahwa, kegiatan menyawer biduan tersebut bukan bagian dari agenda resmi sekolah, melainkan inisiatif sepenuhnya dari orangtua siswa.

"Untuk yang video viral itu, itu adalah semuanya murni dari wali murid, dari paguyuban kelas 6 SDN 1 Kenayan," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/6/2025), dilansir dari Kompas.com.

Kholisina menjelaskan bahwa acara perpisahan yang diselenggarakan pihak sekolah sebenarnya digelar secara sederhana dan terbatas. T

idak ada panggung atau hiburan musik sebagaimana yang tampak dalam video yang beredar luas.

"Acaranya sangat sederhana. Kita buka terop, terus pasang banner, hanya itu. Tidak ada tampilan sama sekali, tandanya hanya paduan suara dan tidak masang panggung," katanya.

Adapun rangkaian acara perpisahan resmi dari sekolah hanya berupa kegiatan paduan suara siswa, pelepasan topi, dan pelepasan balon.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved