Perang Gaza
Pasukan Israel Gempur Sekolah-sekolah yang jadi Tempat Penampungan Pengungsi
Hukum humaniter internasional melarang serangan terhadap infrastruktur sipil, termasuk sekolah, namun sepanjang serangan
SERAMBINEWS.COM - Israel menggempur setidaknya tiga sekolah yang digunakan sebagai tempat penampungan di Gaza dalam beberapa jam terakhir, Senin.
Satu serangan menyerang sebuah sekolah di lingkungan Zeitoun Kota Gaza, sementara serangan lainnya, juga di Zeitoun, menewaskan tiga orang dan melukai beberapa lainnya.
Serangan ketiga menargetkan sebuah sekolah di Jabalia, menyebabkan empat orang tewas dan lainnya terluka.
Hukum humaniter internasional melarang serangan terhadap infrastruktur sipil, termasuk sekolah, namun sepanjang serangan mematikannya di Gaza, Israel telah berulang kali mengebom sekolah-sekolah, yang sebagian besar kini digunakan sebagai tempat penampungan bagi orang-orang yang terpaksa mengungsi.
Rumah Sakit Gaza Kewalahan dengan Banyaknya Korban Penembakan Israel
Jurnalis Al Jazeera Moath al-Kahlout di Kota Gaza mengatakan ini merupakan hari yang sangat berdarah di Kota Gaza ketika tentara Israel terus menyerang wilayah sipil, termasuk lingkungan Zeitoun, lingkungan Sabra dan pasar al-Zawiya.
"Saya berada di area resepsionis Rumah Sakit al-Ahli, di mana orang-orang yang terluka terus berdatangan. Banyak yang tergeletak di tanah karena tidak ada cukup tempat tidur atau persediaan medis untuk mengobatinya.
Ada terlalu banyak warga sipil yang terluka di sini, termasuk anak-anak. Fasilitas ini sedang berjuang untuk mengatasinya karena kekurangan yang parah," katanya seperti dilaporkan Al Jazeera.
Militer Israel telah menjatuhkan selebaran di Kota Gaza timur, memerintahkan warga sipil untuk bergerak ke selatan.
Selebaran-selebaran ini sering diikuti oleh serangan yang intens dan berulang-ulang, yang mengakibatkan banyaknya korban.
"Semua orang yang saya ajak bicara di sini menegaskan bahwa mereka adalah warga sipil, dan sebagian besar dari mereka yang dibawa ke Rumah Sakit al-Ahli saat ini adalah anak-anak. Situasinya benar-benar bencana."
Rakyat Iran Menuntut Pemerintah Segera Membuat Bom Nuklir setelah Serangan Israel-AS
Analis urusan Iran Mostafa Khoshcheshm mengatakan warga Iran semakin menginginkan pemerintah membuat senjata nuklir setelah serangan Israel-AS awal bulan ini.
Kemarahan di kalangan warga Iran meningkat di Badan Energi Atom Internasional PBB setelah mengatakan Iran gagal melakukannya mematuhi kewajibannya di bawah pakta nuklir, dan Israel menyerang negara itu sehari kemudian.
“Saya telah mendengar semakin banyak suara di Teheran dari kalangan masyarakat yang menuntut bom nuklir dari Republik Islam, kata,” Khoshcheshm kepada Al Jazeera, Minggu.
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Menteri Israel: Biarkan Mereka Mati karena Kelaparan atau Menyerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.