Berita Bireuen

10 Santri MUDI Samalanga Bireuen Lolos MQK Nasional, Wakili Aceh ke Sulawesi Selatan

Dari pengumuman tersebut sebanyak 28 santri dari berbagai dayah di Kabupaten Bireuen berhasil masuk 10 besar di tingkat Provinsi Aceh

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com  
Kadis Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar SAg MAP 

Dari pengumuman tersebut sebanyak 28 santri dari berbagai dayah di Kabupaten Bireuen berhasil masuk 10 besar di tingkat Provinsi Aceh

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak 10 orang santri Dayah MUDI Samalanga, Bireuen meraih peringkat pertama dalam 10 cabang perlombaan pada seleksi Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional 2025 di Banda Aceh dan akan mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen,
Anwar SAG MAP kepada Serambinews.com, Rabu (2/7/2025) mengatakan, seleksi tahap awal digelar secara serentak di seluruh provinsi melalui sistem Computer-Based Test (CBT) pada 17–19 Juni 2025.

Kemudian, Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, secara resmi mengumumkan hasil seleksi tersebut pada 26 Juni 2025 melalui surat nomor B-104/Dt.I.V/PP.00.7/06/2025.  

Dari pengumuman tersebut sebanyak 28 santri dari berbagai dayah di Kabupaten Bireuen berhasil masuk 10 besar di tingkat Provinsi Aceh dalam 26 cabang lomba berbeda berdasarkan hasil CBT yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama RI di Jakarta.

Dari jumlah tersebut, 10  santri berasal dari Dayah MUDI Samalanga berhasil meraih peringkat satu pada sepuluh cabang lomba.

Mereka akan mewakili Aceh dalam MQK tingkat nasional.

Anwar mengatakan,  Dinas Dayah Bireuen mendapat pemberitahuan dan informasi dari Dinas Pendidikan Dayah tingkat provinsi Aceh menyangkut pengumuman tersebut dan sudah dipastikan
melalui Kankemenag Bireuen.

Adapun 10 santri MUDI Samalanga yang berhasil meraih peringkat pertama dan dipastikan lolos ke MQK nasional tahun 2025 untuk tingkat dasar (Marhalah Ula) yaitu cabang lomba figh putra yaitu Faizul Kiram, cabang lomba nahwu putra atas nama Muhammad Syafi Zafna dan cabang nahwu putri atas nama Fathma Herva.

Berikutnya tingkat menengah (Marhalah Wustha) cabang lomba nahwu putra yaitu  M Kautsar Al Asyraf.

Selanjutnya, tingkat lanjut (Marhalah Ulya) cabang lomba akhlak putra M Irfan Halim, cabang lomba figh putra Muhammad Basyir, cabang lomba nahwu putra T Muhammad Hafizh, cabang lomba tafsir putera Wahrul Walidin, cabang lomba tauhid putra Ahmad Thaifur dan cabang lomba tauhid putri atas nama  Aliya Rahayu.

Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) merupakan ajang kompetisi santri
nasional dan Asia Tenggara yang fokus pada pendalaman kitab kuning sebagai warisan intelektual Islam.

Tahun ini, MQK Nasional mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, dan akan digelar di Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut  dikutip dari halaman website yang sama, kata Anwar, Direktur Pesantren Kemenag RI, Basnang Said, menegaskan bahwa Kanwil dan Kankemenag di setiap provinsi bertanggung jawab melakukan seleksi lanjutan untuk menetapkan satu peserta terbaik
sebagai wakil resmi kafilah provinsi ke ajang MQK Nasional. (*)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved