Rabu, 3 Juni 2026

Bangun Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi, Prabowo Akan Bentuk Tim Khusus

Presiden Prabowo Subianto disebut akan membentuk tim khusus guna menyiapkan kajian dan regulasi untuk pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Sekretariat Presiden
KAMPUNG HAJI - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral tingkat tinggi dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud, pada kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu, 2 Juli 2025. Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat bentuk tim kajian bersama untuk proyek Kampung Haji. Pembahasan mencakup regulasi, model kerja sama, serta percepatan FTA dan investasi strategis. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto disebut akan membentuk tim khusus guna menyiapkan kajian dan regulasi untuk pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi.

Hal ini ditegaskan Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Mochamad Irfan Yusuf usai melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi bersama Presiden RI Prabowo Subianto.

“Terkait rencana pembangunan Kampung Haji. Beliau menyampaikan bahwa akan dibentuk tim untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan kerja sama antara pemerintah Saudi dan pemerintah Indonesia,” ujar Irfan dalam keterangan tertulis, Kamis (3/7/2025).

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ke Arab Saudi menyampaikan topik mengenai perumahan haji hingga pemanfaatan Bandara Taibah juga turut dibahas.

Menag mengungkap, pembentukan tim kajian bersama menjadi langkah awal untuk merumuskan model kerja sama teknis dan aspek regulasi yang diperlukan.

 “Sesuai dengan arahan Presiden, kita sudah bekerja sama dengan BPH (Badan Pengelola Haji) untuk segera menindaklanjuti penyusunan undang-undang yang akan mengatur hal tersebut,” jelasnya.

Selain itu, Nasaruddin juga menjelaskan, optimalisasi penggunaan Bandara Taibah di Madinah akan dilakukan setelah seluruh perumahan haji selesai dibangun.

Selain perumahan haji, Prabowo juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan kenyamanan ibadah jemaah Indonesia.

“Selain itu, dibahas juga mengenai bagaimana meningkatkan kenyamanan ibadah haji ke depan,” ungkap Menag.

Dalam keterangan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meyakini Kampung Haji akan terwujud di era Presiden Prabowo.

“Insya Allah, Kampung Haji di era Pak Prabowo akan bisa terwujud. Mohon doanya,” katanya.

Baca juga: Hasil Kunjungan Prabowo ke Arab Saudi: Komitmen Investasi Rp437 Triliun hingga Siapkan Kampung Haji

Menag Sebut Arab Saudi Penuhi Semua Permintaan Presiden Prabowo

 

 Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa seluruh permintaan Presiden Prabowo Subianto, kepada Pemerintah Arab Saudi telah dipenuhi oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) yang mewakili Pemerintah Arab Saudi.

Salah satu permintaan penting yang dipenuhi adalah pembangunan kawasan permukiman khusus bagi jemaah haji asal Indonesia.

“Kita dengarkan bersama bahwa semua permintaan Bapak Presiden kita itu dipenuhi oleh Arab Saudi, antara lain adalah perumahan haji,“ kata Nasaruddin, menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui pada sela-sela lawatan Presiden Prabowo Subianto di Jeddah, Arab Saudi, seperti dilansir dari Antara, Kamis (3/7/2025).

Nasaruddin menyebut, Presiden Prabowo akan menjelaskan detailnya ke publik.

“Kemudian, yang kedua, masalah bagaimana membikin haji ke depan itu lebih nyaman,” kata Nasaruddin Umar.

 Dalam dialognya dengan Pangeran MBS, Presiden Prabowo turut membahas permasalahan serius yang dihadapi jemaah haji Indonesia, yaitu tingginya risiko kematian akibat jumlah jemaah yang sangat besar, yang mencapai angka kematian hingga 14 persen.

“Tetapi, langsung disampaikan oleh Bapak Presiden, dan Pangeran ketawa juga kan, bahwa memang banyak orang Indonesia itu ingin memilih meninggal di Arab Saudi,” kata Nasaruddin.

Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa dalam kunjungan tersebut, terdapat tiga sesi pertemuan antara Presiden Prabowo dan Pangeran MBS yang seluruhnya berlangsung di Istana Al-Salam pada Rabu (2/7/2025).

“Pertama, kita tadi dengan Presiden. Tiga kali pertemuan di sana. Pertama, terbuka. Semua menterinya juga datang, (seperti) pada umumnya ada menteri penting datang. Kemudian, kita juga datang semua. Kemudian, dilanjutkan lagi di meeting terbatas di ruangan berbeda. Kemudian, dilanjutkan lagi pada ruang makan tersendiri, dan itu ketiga-tiganya punya topik masing-masing,” kata Nasaruddin.

Presiden merampungkan kunjungan kenegaraannya di Jeddah, Arab Saudi pada Rabu malam, kemudian pada Kamis dini hari, Presiden melanjutkan lawatan luar negerinya ke negara berikutnya.

Baca juga: Momen Prabowo Cium Hajar Aswad saat Ibadah Umrah hingga Shalat Sunnah di Dalam Kabah

Prabowo dan Pangeran MBS Sepakat Tingkatkan Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS), membahas soal pelaksanaan ibadah haji dan umrah di Indonesia.

Prabowo dan Pangeran MBS pun sepakat untuk meningkatkan dan memperkuat kualitas layanan bagi jemaah asal Indonesia.

Hal ini turut dimuat dalam keterangan resmi kedua negara di Istana Al-Salam, Jeddah, Arab Saudi, Rabu (2/7/2025) waktu setempat.

“Kedua pihak membahas upaya peningkatan layanan terbaik bagi jemaah Indonesia,” demikian keterangan resmi kedua negara, dikutip Kamis (3/6/2025).

Dalam pertemuan bilateral itu, Prabowo juga memuji kerja sama yang terjalin erat antara kedua negara dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang aman dan nyaman bagi jemaah Indonesia.

 Selain itu, pihak Indonesia menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya dan pelayanan Pemerintah Arab Saudi terhadap seluruh jemaah haji, terkhususnya dari Indonesia.

“Pihak Indonesia juga memuji koordinasi yang baik dalam memastikan kenyamanan jemaah haji dan umrah asal Indonesia,” tulis keterangan tersebut.

Selain membahas isu haji, kunjungan kenegaraan ini juga mencakup sejumlah kesepakatan strategis lain yang memperkokoh hubungan kedua negara.

Prabowo dan Pangeran MBS menekankan pentingnya kerja sama di sektor kesehatan, khususnya terkait persyaratan kesehatan jemaah haji dan umrah, penguatan industri farmasi dan vaksin, serta pengembangan sumber daya manusia kesehatan.

Selain itu, mereka juga menegaskan pentingnya peningkatan kemitraan di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, energi, dan teknologi.

Nilai perdagangan bilateral antara kedua negara selama lima tahun terakhir tercatat sekitar 31,5 miliar dollar AS atau Rp 502,7 triliun, menjadikan Arab Saudi salah satu mitra dagang utama Indonesia.

Arab Saudi dan Indonesia juga menandatangani berbagai perjanjian dan nota kesepahaman oleh sektor swasta senilai sekitar 27 miliar dollar AS atau Rp 437,8 triliun.

Investasi ini diharapkan akan memperluas lapangan kerja di Indonesia di sektor energi, industri, hingga teknologi ramah lingkungan.

Dalam kerangka hubungan internasional, Prabowo dan Mohammed bin Salman menyatakan sikap bersama mendukung penyelesaian damai berbagai konflik di kawasan.

Beberapa di antaranya mendukung solusi dua negara atas isu Palestina dan penguatan peran organisasi kemanusiaan internasional.

Baca juga: VIDEO - BPBK Abdya Terjunkan Tiga Unit Mobil Pemadam, Enam Unit Barak Militer di Kompi Suak Terbakar

Baca juga: Peran Tokoh Aceh di Balik Hari Jadi Jakarta, Sejarawan Ungkap Fakta Sejarah 

Baca juga: Sosok Reynanda Primta Ginting, Calon Jaksa yang Tewas di Sungai saat Kejar Kades diduga Korupsi

 

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved