Info Cuaca di Aceh

Kemarau Landa Aceh, BMKG Ingatkan Batasi Aktivitas di Pukul 09.00-17.00 WIB: Bisa Sebabkan Dehidrasi

BMKG mengimbau masyarakat membatasi kegiatan di alam terbuka, khususnya antara pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. 

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
For Serambinews
BATASI AKTIVITAS - Seorang petani tampak sedang beraktivitas di sawah. BMKG SIM Banda Aceh mengimbau masyakarat, khususnya para petani untuk membatasi aktivitas di rentang pukul 09.00-17.00 WIB, karena rentan dehidrasi lantaran cuaca ekstrem selang melanda Aceh. 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Musim kemarau dan cuaca ekstrem yang melanda Aceh sepanjang Juli 2025 ini, ternyata sangat berbahaya bagi masyarakat.

Selain bisa memicu kebakaran, cuaca ekstrem dengan cuaca menyengat ini, juga dapat mempengaruhi kesehatan.

Oleh sebab itu, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh meminta masyarakat untuk menahan diri beraktivitas di luar ruangan. 

BMKG mengimbau masyarakat membatasi kegiatan di alam terbuka, khususnya antara pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. 

Terutama para petani diminta untuk mulai bekerja sebelum pukul 09.00 WIB.

Serta menggunakan pelindung agar terhindar dari dehidrasi akibat cuaca ekstrem.

“Karena cuaca kemarau seperti ini akan menyebabkan dehidrasi di tengah sawah,” urai kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil kepada Serambinews.com, Sabtu (5/7/2025). 

“Jadi diharapkan memakai pelindung yang memadai untuk para petani kita,” ujarnya. 

Di sisi lain, BMKG juga menekankan warga untuk menghindari munculnya percikan api di tengah musim kemarau.

Untuk itu, Nasrol mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kembali instalasi listrik di masing-masing rumah. 

“Instalasi yang sudah tua itu bisa diganti. Tahun kemarin, kita ada kejadian asrama polisi yang terbakar,” beber Nasrol. 

“Jadi ini menjadi pelajaran agar jaringan-jaringan listrik di pemukiman bisa kita remajakan,” ungkapnya. 

Sebelumnya, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh juga sudah mengingatkan masyarakat akan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat pada musim kemarau.

“Bagi masyarakat yang merokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di daerah-daerah wilayah pegunungan yang vegetasinya seperti pakis dan pinus karena bakal sangat mudah terbakar,” tandas Nasrol Adil. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved