Minggu, 12 April 2026

Pakde Gerayangi Keponakan

Acap Ditinggal Istri Kerja, Motif Pakde di Aceh Singkil Gerayangi Keponakan 

Motif itu, tentu saja tidak dibenarkan. Konon pula korbannya merupakan keponakan sendiri, mestinya sebagai Pakde melindunginya.

|
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI:
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, menunjukkan barang bukti dan tersangka pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, Senin (8/7/2025). 

Motif itu, tentu saja tidak dibenarkan. Konon pula korbannya merupakan keponakan sendiri, mestinya sebagai Pakde melindunginya.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Motif pria berinisial AHS (44), tersangka pelecehan seksual terhadap keponakannya di Kabupaten Aceh Singkil, disinyalir lantaran acap ditinggal istri kerja. 

Motif itu, tentu saja tidak dibenarkan. Konon pula korbannya merupakan keponakan sendiri, mestinya sebagai Pakde melindunginya.

Bejatnya, penduduk suatu desa di Kecamatan Gunung Meriah, tersebut sudah dua kali melakukan pelecehan seksual terhadap keponakannya yang masih di bawah umur. 

"Saat ditanya ibunya, korban mengaku sudah dua kali dilecehkan," kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono di dampingi Wakapolres Kompol Tasmin, Kasat Reskrim AKP Darmi Arianto Manik dan Kasi Humas Iptu Eska Agustinus Simangunsong, Senin (8/7/2025). 

Atas perbuatannya AHS diancam hukuman 200 bulan kurungan, sesuai Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono,  menjelaskan kronologis peristiwa pelecehan seksual yang diduga dilakukan AHS.

Baca juga: Ratusan Aplikasi Android di Google Play Store Dihapus, Segera Cek HP Lakukan Ini

Kronologis tersebut berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan polisi yang berhasil menangkap pelaku saat kabur ke wilayah Sumatera Utara. 

Menurut Kapolres, peristiwa tersebut terjadi pada 2 Juli 2025 pagi. 

Kala itu, korban diminta orang tuanya mengantar makanan acara akikah saudaranya ke rumah tersangka. 

Saat tiba, tersangka bukanya berterima kasih diantar makanan, justru malah gerayangi tubuh korban. Mulai dari memeluk dan meraba payudara korban.

Tak terima mendapat perlakuan tak senonoh, korban berontak dan lari ke rumah orang tuanya. 

Ayah korban yang menaruh curiga karena anaknya tak kunjung kembali dari acara akikah, lantas mencari ke rumah. 

Baca juga: Pakde Sudah Dua Kali Lecehkan Keponakan, Terungkap dari Pemeriksaan Polres Aceh Singkil

Tiba di rumah melihat anaknya yang masih pelajar SMP, menangis. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved