Jumat, 24 April 2026

Berita Abdya

Diduga Akibat Cuaca Panas, 336 Pasien Masuk IGD RSUDTP Abdya, Keluhan Deman dan Nyeri Perut 

“Awal bulan ini sudah 336 pasien yang masuk IGD dengan keluhan terbanyak demam, dehidrasi, nyeri perut, dan cerebral infark, Ini penyebabnya patut...

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Plt Direktur RSUD Teungku Peukan Abdya, dr. Ismail Muhammad. 

“Awal bulan ini sudah 336 pasien yang masuk IGD dengan keluhan terbanyak demam, dehidrasi, nyeri perut, dan cerebral infark, Ini penyebabnya patut diduga karena ada kaitannya dengan cuaca panas yang melanda Abdya dalam beberapa pekan terakhir ini,” kata Ismuha—sapaan akrab dr. Ismail Muhammad.

Laporan Masrian Mizani I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Cuaca panas yang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) beberapa pekan terakhir ini juga berefek bagi kesehatan masyarakat, terutama terjadinya sakit seperti demam, dehidrasi, dan lainnya.

Menurut keterangan Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUDTP) Aceh Barat Daya (Abdya) dr. Ismail Muhammad, kepada Serambinews.com, Selasa (8/7/2025), per 7 Juli 2025 sebanyak 336 pasien masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut, dengan keluhan terbanyak demam, dehidrasi, nyeri perut, dan cerebral infark (stroke).

“Awal bulan ini sudah 336 pasien yang masuk IGD dengan keluhan terbanyak demam, dehidrasi, nyeri perut, dan cerebral infark, Ini penyebabnya patut diduga karena ada kaitannya dengan cuaca panas yang melanda Abdya dalam beberapa pekan terakhir ini,” kata Ismuha—sapaan akrab dr. Ismail Muhammad.

Ismuha menjelaskan penyebab demam itu sangat banyak faktornya seperti proses infeksi, inflamasi, dehidrasi atau kondisi-kondisi lain yang mempengaruhi sistem thermoregulasi tubuh yang mengatur sistem perubahan suhu tubuh. 

Sedangkan cuaca panas, kata Ismuha, salah satu pemicu terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan dalam tubuh) sehingga bisa menimbulkan demam terutama anak-anak, orang tua, dan orang- orang yang dalam kondisi daya tahan tubuhnya lemah. 

Sedangkan kejadian cerebral infark (stroke) yang disebabkan oleh cuaca panas, sambung Ismuha, sangat erat kaitannya dengan dehidrasi seperti orang yang bekerja seharian di tempat panas matahari tanpa konsumsi air dalam jumlah yang cukup.

Sehingga, air yang ke luar dari tubuh melalui keringat/pernafasan/urin lebih banyak dibandingkan air yang masuk ke dalam tubuh. 

"Ini menyebabkan dehidrasi berat, sangat membahayakan kesehatan tubuh manusia, karena menyebabkan darah di dalam pembuluh darah menjadi kental dan berbentuk gumpalan-gumpalan yang dinamakan trombus, yang sewaktu-waktu bisa menyebabkan sumbatan pembuluh darah yang tiba- tiba di otak, inilah yang dinamakan serangan stroke akut pada saat seseorang beraktivitas," jelasnya.

Baca juga: 79 Orang Tewas Dalam Banjir Bandang di Texas, Puluhan Lainnya Terjebak di Jalanan Tergenang

Perubahan suhu yang ekstrem dan paparan sinar matahari berlebihan, sebut Ismuha, juga dapat memicu sakit kepala atau migrain. 

“Kondisi ini juga dapat menimbulkan ruam panas (perubahan pada kulit yang ditandai dengan kemerahan, bengkak, atau benjolan, dan bisa disertai gatal, nyeri, atau rasa terbakar, gangguan pernapasan, kelelahan dan kelemahan, dan lain sebagainya,” kata Ismuha.

Untuk pencegahan dehidrasi, Ismuha, menyarankan agar masyarakat meminum air putih secara teratur dan cukup.

“Hindari paparan sinar matahari langsung, usahakan untuk tidak terlalu lama berada di bawah sinar matahari terutama pada siang hari. Kemudian gunakan pakaian yang tepat, yaitu pakaian yang ringan, longgar, dan berwarna terang untuk membantu tubuh tetap sejuk,” sarannya.

Selain itu, sambungnya, istirahat teratur dan perhatikan gejala yang ditimbulkan tubuh saat cuaca panas.

“Jika mengalami gejala atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh cuaca panas, segera periksa ke dokter, supaya bisa mendapatkan pelayanan cepat dan tepat,” pungkas Ismuha. (*)

Baca juga: BMKG Sebut 70 Persen Wilayah Aceh Masih Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada Potensi Kekeringan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved