Sabtu, 18 April 2026

Berita Kutajara

Ingin Terjun ke Industri Migas? Kini Aceh Punya Jalurnya, USK Sudah Buka Prodi Teknik Perminyakan

Untuk tahun ini, USK menargetkan penerimaan mahasiswa baru Prodi Teknik Perminyakan sebanyak 80 orang.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
PRODI TEKNIK PERMINYAKAN - Tim Program Studi (Prodi) Teknik PerminyakanUSK saat pemaparan kelayakan kepada Komisi A Senat Akademik Universitas Syiah Kuala (USK) di Ruang Rapat Senat Biro Rektorat, Jumat 17 Januari 2025. 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

 SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Fakultas Teknik (FT) membuka Program Studi (Prodi) Teknik Perminyakan

Prodi itu hadir untuk menjawab kebutuhan industri minyak dan gas (migas) di Aceh.

Penerimaan mahasiswa baru diterima melalui Jalur Mandiri Khusus di Semester Ganjil 2025/2026. Hal ini tertuang di dalam Surat Keputusan Rektor No. 1110/UN11/KPT/ 2025 yang ditetapkan pada tanggal 13 Juni 2025.

Program Studi (Prodi) Teknik Perminyakan USK juga sudah mengantongi akreditasi minimal dengan peringkat “Baik” yang diterbitkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM TEKNIK) melalui Surat Keputusan No. 0336/SK/LAM Teknik/AS/VI/2025 pada tanggal 1 Juni 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam mendukung pengembangan sektor energi nasional.

Sekaligus menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga ahli di bidang minyak dan gas bumi (migas) serta energi panas bumi (geothermal), terutama di wilayah Aceh.

Untuk tahun ini, USK menargetkan penerimaan mahasiswa baru Prodi Teknik Perminyakan sebanyak 80 orang.

Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, IPU menilai, geliat industri migas dan geothermal di Indonesia—khususnya Aceh—perlu diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompeten di bidangnya. 

Lulusan Program Studi Teknik Perminyakan juga diharapkan dapat berperan pada industri energi dan perminyakan global dan multi nasional.

Oleh karena itu, keberadaan program studi ini menjadi sangat penting dan relevan dengan arah pembangunan energi berkelanjutan ke depan.

“Potensi energi migas dan geothermal di Aceh sangat besar, namun belum sepenuhnya digarap secara optimal,” kata Rektor. 

“Universitas Syiah Kuala memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk mengambil peran mempersiapkan SDM," ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik USK, Prof Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC, IPU, ASEAN.Eng menyatakan, kesiapan penuh fakultas dalam menyelenggarakan program studi baru ini.

“Fakultas Teknik USK siap menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang Teknik Perminyakan dan energi panas bumi,” tutur Dekan FT. 

“Kami akan mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kapasitas akademik yang kuat, tetapi juga kompetensi praktis dan etika profesional yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” ujar Prof Alfiansyah.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved