Hari Pertama Sekolah

Hari Pertama Sekolah di Banda Aceh Disambut Hujan, Angin dan Kemacetan di Sejumlah Ruas Jalan

Hampir di semua lokasi, terutama sekolah-sekolah dasar, menengah, dan atas yang berada di pinggiran jalan raya tidak lepas dari

|
Penulis: Misran Asri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/misran asri
HARI PERTAMA SEKOLAH - Hari pertama anak-anak masuk sekolah ajaran baru 2025-2026, kemacetan terjadi di sejumlah lokasi, terutama sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan. Tampak dalam foto yang diabadikan di salah satu jalan di Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh macet mulai tertangani setelah orang tua dan petugas ikut turun mengurai kemacetan. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Suasana kemacetan, hujan dan angin mewarnai Kota Banda Aceh bertepatan dengan hari pertama siswa dan murid masuk sekolah tahun ajaran baru 2025/2026.

Hampir di semua lokasi, terutama sekolah-sekolah dasar, menengah, dan atas yang berada di pinggiran jalan raya tidak lepas dari kondisi kemacetan panjang. 

Kondisi ini diperparah oleh angin dan hujan deras, sehingga banyak orang tua mengantar anak-anaknya menggunakan kendaraan roda empat dan memarkir sembarangan di pinggir jalan.

Pantauan Serambinews.com,  kemacetan terjadi di sejumlah lokasi mulai di Jalan Syiah Kuala (Jambo Tape) Gampong Keuramat.

Di sana terdapat sejumlah sekolah yang berdekatan, mulai tingkat dasar hingga menengah, kondisi kemacetan sangat tidak terelakkan meski sejumlah petugas Polsek Kuta Alam dikerahkan ke lokasi.

Kondisi kemacetan juga terjadi di sejumlah tiitik Jalan STA Johansyah, Banda Aceh.

Di sana juga terdapat sekolah madrasah hingga sekolah dasar.

Kondisi kemacetan iitu semakin diperparah dengan keadaan hujan dan angin kencang tepat di hari pertama anak-anak sekolah.

Petugas dari instansi terkait pun  tidak terlihat di lokasi, sehingga kondisi lebih parah, karena para pengguna jalan ingin saling mendahului.

Keadaan itu memaksa sejumlah warga dan orang tua murid berinisiatif turun ke jalan mengurai kemacetan, meski kondisi hujan, tanpa mantel dan payung.

Hasbi Saru di antara sekian orang tua murid yang turun ke jalan menyebutkan biasa kondisi seperti itu (macet) hanya terjadi di hari pertama sekolah.

"Karena hari ini pertama anak-anak masuk sekolah, ditambah dengan hujan banyak orang tua memilih mengantar anak-anaknya menggunakan mobil. Parkir sembarangan di pinggir jalan tanpa memikirkan orang lain, sehingga menimbulkan kemacetan," sebutnya.

Belum lagi persoalan petugas yang  tidak diturunkan ke lokasi, sehingga menambah kesemberawutan.

"Mungkin mereka (petugas) juga harus mengantar anak-anaknya ke sekolah, sehingga tidak sempat turun ke lokasi. Tapi, kondisi ini mungkin cuma terjadi hari ini," pungkas Hasbi yang rela berbasah-basahan dan berinisiatif mengatur kelancaran lalu lintas.(*)l

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved