Berita Pidie Jaya

Lost Kontak Sepekan, Warga Pijay Ditemukan Meninggal di Belakang Ruko, Santri Sempat Cium Bau Busuk

“Sejauh ini, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad Tarmizi atau tindakan tindak pidana," ujarnya.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Dok Humas Polres Pijay
EVAKUASI JENAZAH - Tim gabungan polisi, dan PMI, serta warga melakukan evakuasi jenaxah Tarmizi ke RSUD Pijay guna menjalani otopsi, Minggu (13/7/2025) petang. 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Satuan Reskrim Polres Pidie Jaya (Satreskrim Polres Pijay) melakukan evakuasi jasad seorang warga bernama Tarmizi (57), yang ditemukan meninggal di sisi belakang deretan pertokoan Gampong Keudee, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya (Pijay), Minggu (13/7/2025) petang.

Korban diduga telah meninggal beberapa hari sebelumnya, tanpa diketahui oleh keluarga dan kerabat. 

Beruntung, salah seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu Dayah Jeumala Amal (DJA), yang hanya terpaut beberapa meter dari lokasi, mencium aroma bau tak sedap saat melintas lokasi penemuan mayat.

“Penasaran dengan bau itu, sang santri melihat secara langsung dan ternyata ada sosok jasad Tarmizi telah terbujur kaku di tempat tidur,” sebut Kapolres Pijay, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, SIK, MH melalui Kapolsek Bandar Baru, Iptu Muhammad Rizky, STrK, dan Kasi Humas, Ipda Mustafa, SH kepada Serambinews.com, Senin (14/7/2025).

“Santri itu kemudian melaporkan temuannya ini kepada penjaga toko isi ulang air mineral milik H Uma," ungkap Kapolsek Bandar Baru, Iptu Muhammad Rizky.

Dijelaskan Kapolsek Bandar Baru, bahwa informasi tersebut diteruskan kepada perangkat gampong dan juga kepada pihak Polsek. 

Tanpa menunggu lama, personel Mapolsek paling barat di Pijay itu bersama warga langsung menuju lokasi guna melakukan pemeriksaan awal serta upaya evakuasi jenazah ke RSUD Pijay.

Belakangan diketahui sosok jasad itu adalah Tarmizi (57), warga Gampong Keude Luengputu

Dijelaskan juga, dari beberapa keterangan pihak keluarga, almarhum memiliki riwayat penyakit komplikasi.

Terakhir kali keluarga berkomunikasi dengan korban, sejak sepekan lalu atau seminggu sebelum ditemukan meninggal.

“Sejauh ini, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad Tarmizi atau tindakan tindak pidana," ujarnya. 

Ditambahkan Iptu Muhammad Rizky, atas peristiwa ini kepada warga diimbau untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. 

“Kami komit menangani kasus ini secara profesional dan sesuai prosedur,” tegas Kapolsek Bandar Baru.(*) 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved