Pemuda Tewas Ditusuk di Tanah Abang, Korban Sempat Lari Teriak Minta Tolong, Pelaku Berhasil Kabur

Korban sempat berlari dalam kondisi bersimbah darah sambil berteriak “Tolong! Saya ditusuk!” sebelum roboh di trotoar.

Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com
ILUSTRASI DITUSUK - Seorang pria berinisial MR (21) ditemukan bersimbah darah di trotoar Jalan Jembatan Tinggi, Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2024) pukul 23.30 WIB. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Seorang pemuda tewas ditusuk di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Korban sempat berlari dalam kondisi bersimbah darah sambil berteriak “Tolong! Saya ditusuk!” sebelum roboh di trotoar.

Peristiwa mengerikan itu disaksikan sejumlah pejalan kaki.

Korban berinisial MR (21) ditemukan bersimbah darah di trotoar Jalan Jembatan Tinggi, Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2024) pukul 23.30 WIB.

Penemuan korban bermula saat saksi S sedang berjalan kaki dari Jalan Jembatan Tinggi menuju sebuah warung internet (warnet) di sekitar Gedung Hijau, Kebon Melati, Tanah Abang.

"Saat itu saksi melihat korban berlari mengarah jembatan sambil korban teriak 'tolong-tolong saya ditusuk', teriak berulang-ulang,” kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Akhmad Basuki saat dikonfirmasi, Selasa (15/7/2025).

Karena mendengarkan teriakan tersebut, saksi mencari sumber suara dan melihat korban sudah dalam kondisi tersungkur di atas trotoar.

Kompol Haris Akhmat Basuki, mengatakan korban kemudian dievakuasi oleh keluarganya ke RS Tarakan, namun dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapat pertolongan medis.

“Korban meninggal dikarenakan kehabisan darah akibat luka terbuka di punggung sisi kanan,” ujar Kompol Haris kepada wartawan, Selasa (15/7/2025).

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSCM untuk visum et repertum.

Polisi tengah menyelidiki kasus ini dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. 

Pelaku diduga melarikan diri usai menusuk korban.

Baca juga: Kronologi Polisi Tewas Ditusuk di Tempat Hiburan Malam Rohil Riau, Bripka Candra Sempat Ditegur


Dalam kesempatan yang sama, nenek korban sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Ia juga melihat korban tengah berada di trotoar dengan kondisi bersimbah darah.

Tak berselang lama, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved