Kamis, 28 Mei 2026

Video

VIDEO Perang Rusia-Ukraina: Bom 500 KG Hantam Warga Sipil

Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.240, ditandai dengan rentetan ledakan di wilayah Dnipro dan Zaporizhzhia, Kamis (17/7/2025).

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.240, ditandai dengan rentetan ledakan di wilayah Dnipro dan Zaporizhzhia, Kamis (17/7/2025).

Serangan terbaru menghantam pasar dan pusat perbelanjaan di Dobropillia, menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya.

Pemerintah Ukraina menuding Rusia secara sengaja menargetkan kawasan sipil.

Serangan menggunakan bom seberat 500 kilogram terjadi saat warga sedang berbelanja.

Di sisi lain, ketegangan muncul antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait pembagian bantuan senjata ke Ukraina.

Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mengirim tambahan senjata, namun meminta Eropa yang membiayainya.

Pernyataan tersebut menuai protes dari Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas.

Ia menilai bahwa jika Eropa yang membayar, maka bantuan tersebut bukanlah pemberian dari AS.

Reuters melaporkan, sejumlah negara pemilik sistem pertahanan Patriot akan bertemu dengan para donor Ukraina pekan depan.

Tujuannya untuk membahas bantuan senjata kepada Ukraina. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila

Baca juga: Agen Ukraina Tembak Mati Dua Agen FSB Rusia yang Bunuh Kolonel Intelijen SBU

Baca juga: Nuklir di ASEAN, Rusia Bantu Indonesia, Amerika Gandeng Malaysia

Baca juga: Rusia Gempur Ukraina dengan Ratusan Drone dan Rudal, Dua Orang Tewas di Chernivtsi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved