Rabu, 29 April 2026

PBVSI Lhokseumawe belum Terima SK Pelaksanaan Pra-PORA, Tim Sudah Terbentuk

Namun pengurus PBVSI Lhokseunawe yang masa kepengurusanya masih berlaku hingga 2026 mendatang, sampai saat ini belum menerima SK Pra-PORA.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Yocerizal
IST/SERAMBINEWS.COM
BELUM TERIMA SK PRAPORA - Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Lhokseumawe, Armiadi, Minggu (20/7/2025). Pihaknya mengaku bingung, hingga kini belum menerima Surat Keputusan pelaksanaan Pra-PORA, sementara tim sudah terbentuk. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Lhokseumawe sejak dua bulan lalu telah menyiapkan tim untuk menyosong Pra-PORA.

Namun pengurus PBVSI Lhokseunawe yang masa kepengurusanya masih berlaku hingga 2026 mendatang, sampai saat ini belum menerima surat keputusan (SK) tentang pelaksanaan Pra-PORA.

"Kita binggung, kenapa kami belum terima SK?" ujar Ketua PBVSI Lhokseumawe, Armiadi, Sabtu (19/7/2025).

"Padahal informasi kami terima, sejumlah Pengcab lain sudah ada SK terkait pelaksanaan Pra-PORA," tambahnya.

Walau demikian, pemilik klub Voli Singapure VC ini mengaku, tim yang telah terbentuk, baik untuk voli indoor ataupun voli pasir, tetap menjalani pelatihan terpusat.

Armiadi juga menjelaskan, bahwa untuk voli indoor putri, hasil PORA Pidie beberapa tahun lalu, Lhokseumawe meraih medali emas.

Biasanya, bagi tim yang meraih medali emas, otomatis tidak perlu mengikuti Pra-PORA lagi, karena sudah memiliki satu tiket ke PORA.

Baca juga: 16 Pengcab Ajukan Mosi tak Percaya ke Pengprov PBVSI Aceh, Ini Beberapa Sebabnya

Baca juga: KONI Aceh Jaya Bekukan Keanggotaan Cabor Bola Voli, PBVSI Pimpinan Eks Bupati T Irfan TB tak Diakui?

"Seharusnya langsung wildcard, tapi ternyata wildcard dihapus. Tim putri kami juga harus berlaga di Pra PORA. Jadi ini semakin aneh aturannya," ungkapnya.

Atas beberapa kondisi ini, Armiadi mengajukan protes terhadap Pengprov PBVSI Aceh.

"Kita malah meminta agar pelaksanaan Pra-PORA cabang voli bisa diambil alih oleh KONI Aceh," pungkas Armiadi.

Beberapa hari lalu Serambinews.com juga memberitakan terkait 16 pengurus cabang PBVSI kabupaten/kota secara kolektif melayangkan surat mosi tak percaya terhadap pengurus Pengprov PBVSI Aceh.

Surat mosi tak percaya ini dasarnya sudah beberapa hari lalu diserahkan ke KONI Aceh dan juga ke PB PVSI.

Sesuai salinan surat yang diterima Serambinews.com, mosi tak percaya ini diteken dan distempel oleh 16 pengcab.

Rincianya, Lhokseumawe, Aceh Utara, Pidie, Bireuen, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved