Pasutri Lansia di Bali Cekcok Berujung Penganiayaan, Istri Pukul Suami Pakai Linggis
Ni Nengah WR (60), lansia asal Dusun Karangsari Kaje, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem, Bali menganiaya suaminya, I Nengah Rauh (62).
SERAMBINEWS.COM, KARANGASEM - Pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia terlibat cekcok hingga berujung penganiayaan.
Sang istri tega menganiaya suaminya sendiri dengan linggis hingga korban luka parah.
Pelaku pernama Ni Nengah WR (60), lansia asal Dusun Karangsari Kaje, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem, Bali menganiaya suaminya, I Nengah Rauh (62).
Akibatnya Nengah Rauh menderita luka di sekujur tubuhnya akibat dianiaya sang istri menggunakan linggis besi.
Linggis besi adalah alat pertukangan yang terbuat dari batang besi padat.
Linggis biasanya berbentuk lurus atau sedikit melengkung, dengan ujung yang runcing atau pipih.
Fungsinya sangat serbaguna, terutama untuk mencongkel, membongkar, mencabut paku, atau menggali tanah keras.
Kedua pergelangan Nengah Rauh mengalami patah, disertai luka parah di bagian wajah dan pelipis.
Sementara Ni Nengah WR diduga mengalami gangguan jiwa.
Hingga Minggu (20/7/2025), Nengah Rauh masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Karangasem,
Saat ini pihak keluarga bingung terkait dengan biaya pengobatan Nengah Rauh.
Nengah Rauh harus menjalani operasi, biayanya mencapai Rp 30 juta.
Baca juga: Terungkap Motif Suami Aniaya Istri hingga Meninggal, Marah Korban Lempar Uang Pemberian Rp30 Ribu
Informasi dari keluarga, biaya itu tidak dapat ditanggung jaminan kesehatan, karena cedera yang dialami Nengah Rauh akibat tindakan kriminal (penganiayaan).
"Keluarga korban menghubungi saya dan menyampaikan bahwa pengobatan tidak ditanggung BPJS," kata I Made Alit Mastika, Kepala Wilayah Banjar Karangsari Kaje, Sabtu (19/7/2025).
"Biaya operasi diperkirakan mencapai Rp 30 juta, belum termasuk biaya rawat inap dan pengobatan lanjutan lainnya," tambahnya.
| Bupati Aceh Timur Pimpin Rapat Validasi Data Huntara |
|
|---|
| 67 Ribu Korban Banjir Masih Mengungsi, Tersebar di 12 Kecamatan |
|
|---|
| Tim Medis RSUD TCD Sigli Buka Posko Kesehatan Korban Banjir di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Kapolres Pidie Dampingi Tim KSP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir |
|
|---|
| Tim Kantor Staf Presiden Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/I-Nengah-Rauh-62-dilarikan-ke-rumah-sakit-setelah-dianiaya-istrinya.jpg)