Kamis, 21 Mei 2026

Berita Pidie

Dini Hari, Gudang Alat Olahraga di SMP 2 Padang Tiji-Pidie Ludes Terbakar

"Ruang perpustakaan sedikit saja terbakar, karena api sempat menjalar saat gudang penyimpanan alat olahraga terbakar. Gudang tersebut letaknya...

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Gudang penyimpanan alat olahraga di SMP 2 Padang Tiji, di Gampong Mesjid Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Kamis (24/7/2025), terbakar. Alat olahraga di dalam gudang tidak satu pun berhasil diselamatkan 

"Ruang perpustakaan sedikit saja terbakar, karena api sempat menjalar saat gudang penyimpanan alat olahraga terbakar. Gudang tersebut letaknya terpisah di kompleks SMP 2 Padang Tiji," Kepala Tata Usaha atau KTU SMP 2 Padang Tiji, Yusra, kepada Serambinews.com, Jumat (25/7/2025).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satu ruang penyimpanan sarana olahraga di SMP 2 Padang Tiji, di Gampong Mesjid Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Kamis (24/7/2027), sekira pukul 04.01 WIB, dini hari, terbakar. 

Pihak sekolah menyebutkan ruangan yang dilahap si jago merah itu, sebagai gudang untuk menyimpan berbagai alat olahraga milik sekolah.

Lidah api sempat menyambar ruang perpustakaan yang terletak berdekatan dengan gudang tersebut.

Beruntung tiga armada pemadam kebakaran cepat datang ke lokasi, sehingga berhasil memadamkan kobaran api. 

"Ruang perpustakaan sedikit saja terbakar, karena api sempat menjalar saat gudang penyimpanan alat olahraga terbakar. Gudang tersebut letaknya terpisah di kompleks SMP 2 Padang Tiji," Kepala Tata Usaha atau KTU SMP 2 Padang Tiji, Yusra, kepada Serambinews.com, Jumat (25/7/2025).

Ia menjelaskan, gudang penyimpanan alat olahraga dibangun sekitar tahun 1997.

Selama ini digunankan menyimpan sarana olahraga seperti mantras, lapangan tenis meja, alat lari, bola, dan alat olahraga lainnya. 

Sarana olahraga yang masih baru dan sering dipakai pelajar untuk berolahraga, tidak satu pun dapat diselamatkan.

Pihak sekolah belum mengetahui kerugian akibat kebakaran tersebut. 

Kata Yusra, saat kebakaran terjadi sempat dilihat sejumlah remaja yang begadang malam duduk di kedai.

Sejumlah remaja melaporkan kepada keuchik dan penjaga sekolah yang tinggal di dekat SMP 2 Padang Tiji

Selanjutnya keuchik menghubungi petugas pemadam kebakaran, dengan membawa tiga mobil pemadam.

Petugas pemadam berjibaku untuk memadamkan api, supaya tidak menjalar ke ruang kelas belajar.

"Alhamdulillah api dengan cepat berhasil dipadamkan, meski gudang penyimpanan olahraga hangus terbakar. 

Kalau motif kebakaran itu, saya tidak mengetahuinya. Saya pun mengetahui gudang sekolah terbakar pada pukul 08.00 WIB, pagi hari. Kalau pak kepala sekolah sakit," jelanya. 

Ia menambahkan, saat ini polisi juga telah datang ke SMP 2 Padang Tiji

Sementara untuk proses belajar mengajar di SMP 2 Padang Tiji tidak terganggu.

Artinya, proses belajar tetap berjalan normal. 

"SMP 2 Padang Tiji memiliki ruang belajar delapan unit, dengan jumlah pelajar 150 orang lebih," pungkasnya. 

Baca juga: Jangan Asal Bakar Lahan! 68 Titik Panas Terpantau di Aceh,2 di Aceh Selatan

Rangkaian Peristiwa

Beberapa peristiwa kebakaran di Kabupaten Pidie dalam tahun 2025 menunjukkan betapa rentannya bangunan berkonstruksi kayu terhadap api, terutama saat cuaca ekstrem. 

Berikut rangkuman kejadian-kejadian penting:

  1. Kebakaran di Geumpang (1 Juni 2025)
  •       Lokasi: Dusun Cut Megoe, Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang.
  •       Korban: dua rumah milik Nyak Bungsu dan Muntazar ludes terbakar.
  •       Penyebab: diduga akibat arus pendek listrik.
  •       Penanganan: Warga memadamkan api dengan timba karena jarak mobil damkar 40 km dari lokasi.

2. Kebakaran di Tangse (19 Juli 2024)

  •      Lokasi: Gampong Keude Tangse dan Gampong Blang Malo.
  •      Korban: rumah milik Nurdin (71) dan Khatijah Hamzah (75) hangus.
  •      Penyebab: konsleting listrik
  •      Tantangan: Petugas damkar tidak berada di pos saat kejadian, sehingga penanganan sempat       terlambat.

Bantuan untuk Korban Kebakaran

PKK Pidie menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Gampong Trusep dan Krueng Seumideun.

Bantuan berupa sembako, perlengkapan keluarga, dan tilam untuk anak yatim.

Ketua PKK, Rohana Razali, berharap korban bisa bersabar dan bangkit kembali.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi risiko kebakaran, terutama di daerah terpencil.(*)

Baca juga: Cuaca Aceh Timur Panas, Rawan Kebakaran Masyarakat Diimbau Tak Bakar Sampah Sembarangan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved