Rabu, 13 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Thailand-Kamboja Perang, 18 Nelayan Aceh Timur Terimbas, Masih tanpa Kabar 

Ia bahkan tak pernah tahu bagaimana kondisi suaminya saat ini, semenjak terakhir kali komunikasi pada Senin (19/5/2025) malam lalu.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Saifullah
For Serambinews.com  
ISTRI NELAYAN - Badrul Muna, istri nelayan asal Aceh Timur memperlihatkan foto pernikahan ia dan suaminya Umar Johan yang saat ini ditahan otoritas Thailand karena dituduh melewati batas wilayah, Jumat (25/7/2025). 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Keluarga nelayan Aceh Timur yang ditahan otoritas Thailand karena melewati batas wilayah dilanda keresahan dan khawatir akan nasib sanak saudaranya.

Pasalnya, pihak keluarga masih belum ada kabar terbaru terkait 18 nelayan asal Aceh Timur yang ditahan Thailand sampai saat ini. 

Seperti diketahui, Thailand saat ini sedang terlibat perang dengan Kamboja.

Situasi itu membuat keluarga para nelayan resah dan sering menangis mengingat orang-orang yang mereka sayangi masih dalam tahanan. 

Badrul Muna, istri Nahkoda Kapal Motor (KM) Jasa Cahaya Ikhlas yaitu Umar Johan mengungkapkan, bahwa kekhawatirannya dengan kondisi suami dan 17 ABK lainnya, yang masih ditahan di Chalong, Thailand

Ia bahkan tak pernah tahu bagaimana kondisi suaminya saat ini, semenjak terakhir kali komunikasi pada Senin (19/5/2025) malam lalu. 

Baca juga: Pemilik Kapal Desak Pemerintah Serius Tangani 18 Nelayan Aceh Timur Ditangkap di Thailand

"Sampai saat ini tidak pernah lagi ada panggilan dari sana, dan kami khawatir, apa lagi Thailand sedang berperang, kami ingin pemerintah serius mengurus masalah ini," tuturnya, Jumat (25/7/2025). 

Muna yang setiap harinya berharap suaminya pulang, kini semakin cemas saat ia mendengar kabar Thailand berperang dengan Kamboja

Mengingat suaminya yang sudah dua bulan ditahan di Negara Gajah Putih, akibat melanggar batas wilayah saat mencari ikan di laut. 

"Kabar terakhir dari Haji Uma katanya belum disidangkan, itu saat bulan lima kemarin, tapi setelah itu kami tidak pernah menerima info apapun," ungkapnya. 

Umar Johan adalah Nahkoda KM Jasa Cahaya Ikhlas, kapal nelayan asal Aceh yang ditangkap bersama 17 anak buah kapal (ABK) lainnya, karena dituduh melewati batas wilayah perairan Thailand.

Baca juga: Satpolairud Polres Pidie Periksa Dokumen Kapal Nelayan Saat Cuaca Ekstrem

Peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 19 Mei 2025. 

Ke-18 nelayan itu ditahan di penjara Pengadilan Chalong.

Sampai saat ini, tidak ada yang tahu apakah ke-18 ABK itu sudah disidangkan, atau masih ditahan di penjara Chalong. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved