Perang Gaza
PBB: Sepertiga Penduduk Gaza belum Makan Selama Berhari-hari
WFP memiliki cukup makanan dalam – atau dalam perjalanan ke – wilayah tersebut untuk memberi makan seluruh populasi 2,1
SERAMBINEWS.COM - Statistik dari Badan PBB soal pangan pada Program Pangan Dunia (WFP) menyoroti besarnya skala krisis kelaparan di Gaza.
Sepertiga warga Palestina di Gaza belum makan selama berhari-hari, dan hampir setengah juta orang mengalami kondisi seperti kelaparan, kata badan PBB tersebut.
“Gencatan senjata yang disepakati adalah satu-satunya cara agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh penduduk sipil di Gaza dengan pasokan makanan penting secara konsisten, dapat diprediksi, tertib, dan aman – di mana pun mereka berada di Jalur Gaza,” kata WFP dalam sebuah pernyataan.
“WFP memiliki cukup makanan dalam – atau dalam perjalanan ke – wilayah tersebut untuk memberi makan seluruh populasi 2,1 juta orang selama hampir tiga bulan,” pernyataan itu menambahkan.
Barbarisme Israel Bunuh 59.000 Orang di Gaza, 144.851 Luka-luka
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak perang Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023, setidaknya 59.821 warga Palestina tewas di Gaza dan 144.851 luka-luka.
Dalam 24 jam terakhir, serangan Israel di seluruh daerah kantong telah menewaskan sedikitnya 88 orang dan melukai 374 orang.
Baca juga: Pesawat Israel Jatuhkan Bantuan ke Gaza, Timpa Tenda Pegungsi, 11 Orang Terluka
Pada saat yang sama, rumah sakit mencatat enam kematian baru akibat kekurangan gizi, sehingga jumlah total kematian akibat krisis kelaparan menjadi 133, termasuk 87 anak-anak.
Menlu Inggris: Jeda Pertempuran tak Cukup untuk Meringankan Penderitaan di Gaza
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menyambut baik pengumuman jede pertempuran hari ini dari militer Israel.
“Oleh karena itu, akses terhadap bantuan harus segera dipercepat dalam beberapa jam dan hari mendatang, kata” Lammy.
Baca juga: Perwira Militer Israel Sebut tak Ada Bukti Hamas Jarah Bantuan PBB di Gaza
“Pengumuman ini saja tidak dapat meringankan kebutuhan mereka yang sangat menderita di Gaza,” tambahnya.
“Kita memerlukan gencatan senjata yang dapat mengakhiri perang, agar sandera dibebaskan dan bantuan memasuki Gaza melalui darat tanpa hambatan.”
“Meskipun penerjunan udara akan membantu meringankan penderitaan terburuk, jalur darat berfungsi sebagai satu-satunya cara yang layak dan berkelanjutan untuk memberikan bantuan ke Gaza," lanjut Lammy.
“Langkah-langkah ini harus diterapkan sepenuhnya dan hambatan lebih lanjut terhadap bantuan harus dihilangkan. Dunia sedang menonton.”
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Gaza-0kl.jpg)