Jumat, 5 Juni 2026

Video

VIDEO - Houthi Deklarasi Perang Laut Merah, Sekutu Zionis Panik Ketakutan

Kelompok Houthi Yaman mengumumkan babak baru serangan yang lebih agresif terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah.

Tayang:
Editor: Khusna Maulidia

SERAMBINEWS.COM - Kelompok Houthi Yaman mengumumkan babak baru serangan yang lebih agresif terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah. Pernyataan ini sontak membuat sekutu Zionis ketar-ketir. Juru bicara militer Houthi, Ameen Hayyan, menyampaikan deklarasi ini dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah Yaman pada Minggu (27/7/2025).

Dalam "babak baru" atau fase keempat ini, Houthi menegaskan tidak akan lagi memandang bulu asal negara kapal. Semua kapal yang kedapatan berbisnis dengan Israel akan jadi sasaran empuk, tanpa terkecuali. Dikutip dari Russia Today (RT), Hayyan menjelaskan bahwa mereka akan mengirimkan peringatan awal kepada kapal komersial yang hendak menuju Israel. Namun, jika peringatan itu diabaikan, maka kapal tersebut akan langsung digempur habis-habisan tanpa ampun.

Baca juga: VIDEO - Houthi Bakalan Basmi Total Kapal Pro Zionis Lewati Laut Merah

"Fase ini mencakup penargetan semua kapal milik perusahaan mana pun yang bertransaksi dengan pelabuhan musuh Israel, terlepas dari kewarganegaraan perusahaan tersebut," tegas Hayyan, menggarisbawahi tekad Houthi untuk membasmi total setiap jejak dukungan terhadap Israel di perairan tersebut.

Langkah drastis ini diharapkan Houthi dapat menekan lebih banyak negara untuk memutus hubungan dengan Israel dan memaksa Zionis mencabut blokade yang mencekik Gaza.

Sejak November 2023, menurut laporan Reuters, Houthi sudah menyerang lebih dari 100 kapal di Laut Merah. Akibatnya, empat kapal karam, satu kapal disita, dan setidaknya delapan pelaut meregang nyawa. Belum lama ini, mereka bahkan menyita dan menenggelamkan kapal curah milik Yunani, Eternity C, serta kapal berbendera Liberia, Magic Seas. Selain itu, Houthi juga telah meluncurkan rudal balistik ke kota-kota Israel, meski sebagian besar berhasil dicegat.

Baca juga: VIDEO - Gegara Frustasi saat Perang, IDF Habisi Nyawa Perwira Sendiri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved