Rabu, 8 April 2026

Pasar Murah

Aceh Timur Buka Pasar Pangan Murah, Tekan Harga Beras Naik

Kepala Bulog Cabang Langsa, Nasrizal saat dikonfirmasi Serambi, Rabu (30/7/2025), menjelaskan bahwa pihaknya sertan Dinas Pangan

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/bulog
PASAR PANGAN - Pelaksanaan pasar pangan murah di Kecamatan Rantau Peureulak, Aceh Timur untuk menekan tingginya harga beras di pasar, Rabu (30/7/2025).  

Laporan Maulidi Alfata l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Dinas Pangan Aceh Timur dan Bulog Cabang Langsa membuka pasar pangan beras murah di sembilan titik dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Operasi pangan murah ini dibuka bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok seperti beras yang saat ini sedang melonjak dengan harga tertinggi.

Kepala Bulog Cabang Langsa, Nasrizal saat dikonfirmasi Serambi, Rabu (30/7/2025), menjelaskan bahwa pihaknya sertan Dinas Pangan Aceh Timur membuka pasar murah di 9 titik.

Pasar Sungai Raya, Ranto Peureulak, Idi Rayeuk, Ranto Panyang, Peunaron, Idi Cut, Kuta Binjei, Simpang Ulim dan Lhoknibong.

Baca juga: Operasi Pasar di Abdya, Sediakan 9.800 Kg Beras Premium, Kaum Ibu Rela Antre

"Kita buka pasar pangan itu dengan harga yang terjangkau beras ukuran 5 kg per sak dengan harga Rp59.000," ujarnya.

Ia meneruskan, pasar pangan dibuka ini secara berkelanjutan agar semua masyarakat yang kesulitan membeli beras di tengah tingginya harga bahan pokok bisa tetap mendapatkan beras premium.

Menurutnya beras SPHP ini merupakan program Bulog untuk mengintervensi fluktuasi harga beras yang meningkat. 

Dengan adanya pasar pangan masyarakat akan lebih mudah mendapat bahan pokok dengan harga terjangkau dibanding harga di pasar biasa.

Pasar pangan akan dihentikan pada awal Agustus nanti. Penghentian sementara itu dilakukan agar fokus ke penyaluran bantuan pangan untuk Aceh Timur. 

Aceh Timur sendiri sebanyak 43.481 orang tercatat sebagai penerima bantuan pangan, dengan total penyaluran 869.620 kg dimana setiap PBP menerima beras 20 Kg.

"Kita berharap beras SPHP ini dapat meringankan beban belanja masyarakat di tengah naiknya harga bahan pokok," ungkapnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved