Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Barat

Buaya belum Berhasil Ditangkap, Perangkap Dipindahkan ke Sungai Beureugang Aceh Barat

BKSDA Pindahkan Perangkap Buaya ke Beureugang, Upaya Tangkap Satwa Buas yang Mengancam Warga Aceh Barat

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Dok BPBD Aceh Barat
Petugas lakukan pemasangan perangkap buaya di kawasan Beureugang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Senin (4/8/2025) 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Upaya tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama Wildlife Responsive Unit (WRU) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat untuk menangkap buaya yang kerap mengancam keamanan warga di bantaran Sungai Krueng Meureubo mengalami pergeseran strategi.

Setelah dua pekan memasang perangkap di kawasan Pasi Aceh Tunong tanpa hasil, perangkap kini dipindahkan ke lokasi baru di bantaran Sungai Beureugang, Kecamatan Kaway XVI.

Sebelumnya, perangkap dipasang di Pasi Aceh Tunong, lokasi yang menjadi perhatian karena pernah terjadi insiden buaya menerkam warga yang sedang mandi beberapa waktu lalu. 

Namun, meski pengawasan ketat telah dilakukan, perangkap di lokasi tersebut belum berhasil menangkap satwa buas yang dimaksud.

Baca juga: Petugas Gunakan Satu Perangkap untuk tangkap Buaya Liar di Krueng Meureubo, Warga Diminta Waspada

Melihat kondisi tersebut, petugas memutuskan memindahkan perangkap pada Senin, 4 Agustus 2025 ke bantaran Sungai Beureugang. 

Lokasi ini dipilih karena warga setempat sering melaporkan penampakan buaya yang cukup mengkhawatirkan.

Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, saat ditemui oleh Serambinews.com pada Selasa (5/8/2025) mengatakan, bahwa sejauh ini upaya penangkapan buaya belum membuahkan hasil. 

Oleh karena itu, pihak petugas melakukan pemindahan perangkap ke lokasi baru yang berdasarkan laporan warga lebih sering menjadi tempat munculnya buaya.

“Operasi pemindahan perangkap buaya ini dilaksanakan oleh BKSDA Aceh Resort Meulaboh bersama dengan tim WRU dari BPBD,” sebutnya.

Baca juga: Petualang Eropa Kagumi Nyali Warga Singkil, Cari Penghidupan di Sarang Buaya 

Warga diimbau tetap waspada

Ronal mengungkapkan, pihaknya berharap misi penangkapan buaya tersebut dapat segera berhasil untuk menjamin keselamatan masyarakat sekitar sungai yang selama ini merasa was-was.

“Kami terus berupaya maksimal agar satwa ini dapat ditangkap tanpa membahayakan siapapun,” ujarnya.

Warga sekitar bantaran Sungai Beureugang juga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di tepi sungai terutama saat sore dan malam hari demi mengurangi risiko bahaya.

Sementara langkah pemindahan perangkap ini, tim BKSDA dan BPBD Aceh Barat terus berupaya sebagai komitmen serius untuk mengatasi potensi konflik manusia dan satwa liar, serta menjaga keamanan masyarakat di wilayah rawan tersebut, khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS), Krueng Meureubo, baik kawasan DAS Kaway XVI, Mereubo hingga Pante Ceureumen.(sb)

Baca juga: Fakta Terbaru Kematian Warga Aceh di Malaysia, Ini Komunikasi Haji Uma dengan KJRI Penang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved