Warga Tamiang Dikeroyok di Malaysia
Fakta Terbaru Kematian Warga Aceh di Malaysia, Ini Komunikasi Haji Uma dengan KJRI Penang
Seorang warga Aceh meninggal di wilayah Bukit Jambul, Pulau Penang, Malaysia. Anggota DPD RI H Sudirman Haji Uma berkomunikasi dengan KJRI Penang
SERAMBINEWS.COM, PENANG – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma, melakukan komunikasi intensif dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang dan perwakilan Polri di Malaysia, guna mengusut tuntas kasus meninggalnya seorang warga Aceh di wilayah Bukit Jambul, Pulau Penang, Malaysia.
Korban diketahui bernama Ramadhan (33), warga asal Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban diduga menggunakan identitas palsu saat memasuki wilayah Malaysia, yakni atas nama Arya Mohan Johannes Urba, seorang warga Medan, dengan menggunakan paspor milik orang lain.
Hal ini terungkap setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi oleh pihak KJRI Penang bersama masyarakat Aceh di Malaysia.
Baca juga: Warga Tamiang Dikeroyok di Malaysia, Keluarga Ragukan Info Pencurian, Ungkap Awal Mula Tragedi Itu
Menindaklanjuti informasi yang beredar, Haji Uma segera menghubungi pihak KJRI dan meminta agar kasus ini dikawal secara serius.
“Saya meminta agar ini bisa diungkap dan dapat diusut dengan tuntas agar tidak ada pihak yang sewenang-wenang terhadap warga kita, Indonesia,” tegas Haji Uma.
Penjelasan pihak KJRI Penang
Pihak KJRI dan Polri dalam penjelasan yang di wakili M Agung Darmawan, Staf Teknik Polri KJRI Penang menjelaskan bahwa berdasarkan hasil visum luar dan pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim forensik Rumah Sakit Pulau Penang bersama Koroner, Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM), serta perwakilan Polri di Penang, ditemukan sejumlah luka lebam di wajah korban.
Namun, hasil visum menyatakan bahwa luka-luka tersebut tidak menjadi penyebab kematian.
Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa jenazah tidak memiliki tanda-tanda penganiayaan serius di tubuhnya, selain luka goresan dan robek di bagian jempol kiri.
Hal ini diduga terjadi ketika korban mengamuk dan memecahkan kaca kendaraan warga.
“Dari laporan yang diterima, korban sempat mengamuk dan mendobrak rumah warga serta membuat kerusakan di dua lokasi berbeda, sehingga warga mengejar dan mencoba mengamankannya,” jelas perwakilan Polri dari KJRI Penang yang disampaikan kepada Haji Uma.
Baca juga: Nyonya N Ratu Narkoba Bireuen Dituntut 10 Tahun Penjara, Ini Daftar 39 Aset Dirampas Untuk Negara
Korban diketahui masih dalam kondisi hidup saat dibawa ke rumah sakit.
Namun dinyatakan meninggal setelah mengalami serangan jantung.
Menurut penjelasan tim forensik, penyebab kematian murni karena serangan jantung atau cardiac arrest.
Hal ini diduga dipicu oleh kekurangan oksigen akibat kondisi tubuhnya yang menegang saat diamankan.
Baca juga: Bupati Melayat ke Rumah Warga Aceh Tamiang yang Meninggal di Malaysia, Pastikan Kawal Pemulangan
Warga Aceh
warga aceh meninggal di penang
warga aceh meninggal di malaysia
Haji Uma
KJRI Penang
Serambi Indonesia
Serambinews
Kematian Warga Aceh di Malaysia
DPD RI
| Tiba di Bandara Kualanamu, Jenazah Syahrul Ramadhan Langsung Dibawa ke Aceh Tamiang |
|
|---|
| Proses Pemulangan Jenazah Warga Tamiang yang Dikeroyok di Malaysia Selesai, Besok Tiba di Kualanamu |
|
|---|
| Anggota DPRA Datangi Kediaman Syahrul di Tamiang, Tegaskan Proses Hukum Harus Berjalan |
|
|---|
| Kematian Warga Aceh di Malaysia Tanggung Jawab Bersama, Ketua DPRK Aceh Tamiang Ingatkan Satu Hal |
|
|---|
| Datok Penghulu Keluarkan Surat Kuasa untuk Membantu Pemulangan Warga Aceh yang Dikeroyok di Malaysia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Anggota-DPD-RI-asal-Aceh-H-Sudirman-Haji-Uma-SSos_2025_.jpg)