Senin, 18 Mei 2026

Prada Lucky Namo Tewas Dianiaya Senior, 20 Orang Diperiksa dan 4 Diamankan

Ia menyatakan 20 orang yang diperiksa sebagai saksi tersebut berada dalam satu satuan dengan Prada Lucky.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Kolase: POS-KUPANG.COM/HO
ANGGOTA TNI TEWAS - (Kiri) Foto Prada Lucky Namo (23), anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM) semasa hidup dan (Kanan) Jenazah Prada Lucky Namo (23), anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM), saat berada di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, pada Rabu (6/8/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Pengusustan kasus tewasnya prajurit TNI bernama Prada Lucky Namo diduga dianiaya seniornya kini menemui titik terang.

Prada Lucky merupakan anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/ Wakanga Mere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prada Lucky menghembuskan napas terakhirnya di Ruang IGD RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Rabu (6/8/2025), sekitar pukul 11.23 WITA.

Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menyatakan 20 orang telah diperiksa terkait kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), prajurit TNI yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Merek, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Yang kita terima itu informasi sekitar 20 orang, tetapi dalam kapasitas dimintai keterangan," ungkap Waka Pendam IX/Udayana Letkol Inf. Amir Syarifudin di Denpasar, Bali, Jumat (8/8/2025),.

Ia menyatakan 20 orang yang diperiksa sebagai saksi tersebut berada dalam satu satuan dengan Prada Lucky.

Dari 20 orang yang diperiksa, Amir menyatakan ada empat orang yang diamankan. 

"Empat orang itu kapasitas dia, apakah dia dalam tahanan sifatnya untuk mengamankan ataukah memang dia yang terduga (belum tahu). Kita menghormati proses investigasi sedang berjalan," paparnya. 

Ia memastikan pengusutan kasus kematian Prada Lucky akan dilakukan secara transparan dan profesional.

"Kita tetap menjunjung tinggi hukum, termasuk yang empat orang itu kita menggunakan asas praduga tak bersalah," tuturnya.

Mengenai adanya empat orang yang diamankan juga sempat disampaikan Komandan Kompi C Yon TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat.

"Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP), tim menemukan keterlibatan empat orang terduga pelaku. Semuanya berpangkat Pratu,” ujar Rahmat, Kamis (7/8/2025), dilansir Kompas.tv. 

Mengutip pemberitaan Kompas.com, Prada Lucky Namo dilarikan ke RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada 2 Agustus 2025 dalam kondisi sadar namun sangat lemah.

Saat berada di ruang radiologi, Lucky sempat menyampaikan kepada dokter, dirinya menjadi korban kekerasan sesama prajurit.

Terdapat sejumlah lebam, sayatan, dan bekas luka bakar di punggung, tangan, dan kaki Lucky.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved