Jumat, 10 April 2026

Video

VIDEO - Hanya Satu Jam Setengah, 6 Ton Beras SPHP di Pasar Pangan Murah Polres Abdya Habis Terjual

Kegiatan gerakan pasangan murah tersebut dilaksanakan di Rek depan Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, Jumat (8/8/2025) pada pukul 09.00 WIB.

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Teuku Raja Maulana

Laporan Masrian Mizani I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar gerakan pangan murah di 10 titik dalam wilayah kabupaten setempat.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto SH SIK, Kepala Cabang Perum Bulog Blangpidie, Nurul Iranda Sari, Pimpinan Bank Aceh Syariah Blangpidie, Riko S, Wakapolres Kompol Misyanto, Kasat Reskrim Iptu Wahyudi SH MH, Kasat Lantas, AKP T Tasrizalsyah, dan personel Polres lainnya.

Pada hari perdana ini, kegiatan gerakan pasangan murah tersebut dilaksanakan di Rek depan Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, Jumat (8/8/2025) pada pukul 09.00 WIB.

Pantauan Serambinews.com dilokasi, ratusan warga sudah mengantre sejak pukul 08.30 WIB agar dapat membeli beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tersebut.

Kegiatan gerakan pangan murah yang bersinergi dengan Perum Bulog Cabang Blangpidie ini, secara keseluruhan menyediakan sebanyak 27 ton beras SPHP yang digelar di 10 titik dalam wilayah Kabupaten Abdya.

“Untuk hari perdana ini, kita laksanakan di Kecamatan Blangpidie dengan menyediakan 6 ton beras dengan harga Rp 59 ribu per sak isi 5 kilogram. Setiap warga mendapatkan dua sak. Alhamdulillah, dalam waktu satu setengah jam beras habis terjual,” kata Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto SH SIK kepada Serambinews.com di lokasi.

Kapolres menyebutkan, gerakan pangan murah ini bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan, menekan inflasi, dan menjaga daya beli masyarakat di tengah tingginya harga beras.

Polri sendiri, jelas Agus, akan melakukan pengawasan ketat terhadap kegiatan penjualan beras SPHP untuk memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tidak ada penyimpangan.

"Polri akan memantau harga dan kualitas beras SPHP untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan harga yang terjangkau dan kualitas beras yang baik,” ujarnya.

Selian itu terlibat langsung dalam gerakan pangan murah ini, jelas Agus, pihaknya juga akan melakukan patroli dan pengawasan di lokasi penjualan beras SPHP untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

"Polri akan bekerja sama dengan dinas dan Bulog untuk memastikan bahwa kegiatan penjualan beras SPHP sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku. Kita juga berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan bahwa kegiatan penjualan beras SPHP berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan,” ucapnya.

Ia menyebutkan, kegiatan gerakan pangan murah ini akan dilanjutkan pada Senin, 11 Agustus 2025 di Pasar Kecamatan Manggeng pada pukul 09.00 WIB. Seterusnya, di hari Selasa, 12 Agustus 2025 dilaksanakan di Pasar Kecamatan Tangan-Tangan, pada pukul 09.00 WIB.

Setelah itu, sambungnya, pada Rabu 13 Agustus 2025, gerakan pangan murah dilaksanakan di Pasar Kecamatan Babahrot pada pukul 09.00 WIB. Besoknya, Kamis 14 Agustus 2025, dilaksanakan di Pasar Kecamatan Kuala Batee pada pukul 09.00 WIB.

Pada Jumat, 15 Agustus 2025, sambung Agus, gerakan pangan murah dilaksanakan di Pasar Kecamatan Susoh pada pukul 09.00 WIB. Sementara di hari Sabtu, 16 Agustus 2025 bertempat di PPI Ujong Serangga Susoh pada pukul 09.00 WIB.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved